Mudah Berbaur, Fatmawati Rusdi dianggap Aslinya Sombere

Fatmawati Rusdi dianggap sebagai pemimpin yang mudah berbaur dan asli berwatak Sombere.

Dianggap aslinya sombere – Tak kaku berkomunikasi, Fatma makin mendapat tempat di hati warga. Pesona Fatma tak hanya terpancar dari kecantikannya, tapi justru menonjol pada kepribadiannya: ramah, dan mudah bergaul.

menitindonesia.com, MAKASSAR – Bersahabat, santun, rendah hati, peduli dan brempati. Seperti itulah gambaran  karakter Fatmamawati Rusdi dalam bersosialisasi sebagai calon wakil walikota Makassar Nomor Urut 1.

Karakter itu, terekam di berbagai momen kesehariannya. Tidak dibuat-buat. Termasuk saat melaksanakan tahapan kampanye Pilkada Makassar 2020 selama beberapa hari terakhir.

Di sejumlah titik kampanye yang disambanginya, Fatma tak segan berbaur langsung dengan warga, terutama komunitas emak-emak. Melantai sambil berbincang akrab. Mendengarkan keluh kesah lebih dekat, sambil menyampaikan komitmen dan perhatiannya.

Ketua Majelis Taklim Kelurahan Untia, Nurjannah adalah salah satu tokoh perempuan yang terpikat dengan kepribadian Fatma tersebut. Kata Nurjannah, Fatma adalah orang baik. “Ini yang sebenarnya yang aslinya memiliki watak sombere, lebih melekat pada sosok bu Fatma,” ujar Nurjannah saat menemani Fatmawati bersosialisasi, Senin (05/10/2020).

Nurjannah menambahkan, saat diberi masukan Fatmawati menyimaknya sungguh-sungguh dan menghargai orang yang bicara dan tidak sok ramah. “Ibu Fatma aslinya sombere,” kata Nurjannah.

Karakter Fatma tersebut, kata Nurjannah, membuat warga tak segan menyampaikan langsung keluh kesahnya. Mereka merasa lebih dekat, apalagi sesama kaum perempuan.

Karakter Fatma itu, juga dianalisis oleh pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Ibnu Hadjar Yusuf. Menurutnya, karakter tersebut telah tercermin dalam diri Fatma sejak dulu.

Sikap santun, termasuk dalam hal berpolitik, kata Ibnu Hadjar, menjadi salah satu alasan sejumlah eks kandidat Pilkada Makassar berbondong-bondong memantapkan pilihan di barisan Fatma bersama Mohammad Ramdhan Pomanto.

“Ini keunggulan pasangan ADAMA’ dibanding pasangan lainnya. Pada wilayah komunikasi politik, mereka selalu santun dan penuh dengan etika. Terus membangun dan menjaga silaturahmi dengan siapapun, baik pada tataran elite, grassroot, maupun yang berbeda haluan politik. Semua mencair bagi Danny-Fatma,” bebernya, belum lama ini.

Asal tahu saja, karakter-karakter tersebut tak melekat begitu saja pada sosok Fatma. Berbaur dengan warga sudah jadi keseharian Fatma saat masih menjabat sebagai ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sidrap selama dua periode.

Tempaan tersebut ditambah saat ia menjadi anggota DPR RI. Saat itu, Fatma dikenal gigih dalam memperjuangkan aspirasi konstitennya di Senayan. Ditambah lagi, Fatma sudah terbiasa memimpin. Baik sebagai direktur beberapa perusahaan nasional sejak dulu, maupun ketika memegang amanah sebagai wakil rakyat. (*)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini