Proses Pemilihan Calon Ketua DPC PKB di Sulsel Masuk ke Tahap UKK di DPP

Proses pemilihan calon ketua DPC PKB di Sulsel masuk ke tahap UKK di DPP. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Proses Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) tahap kedua memasuki fase penentuan. Sebanyak 34 peserta kini bersaing ketat memperebutkan posisi strategis di sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan.
Seleksi tahap ini diawasi langsung oleh empat perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa, melalui mekanisme fit and proper test yang lebih mendalam.
Sebelumnya, para peserta telah lolos seleksi awal yang dilakukan pihak independen dari Universitas Negeri Makassar (UNM).
Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, mengatakan tahap kedua ini menjadi penentu utama dalam menjaring kandidat terbaik.

BACA JUGA:
Bawa PKB Punya Kursi di DPRD Maros, Havid Pasha Kembali Diunggulkan Nahkodai DPC

“Setelah tahap pertama oleh pihak ketiga, kini masuk fit and proper test langsung oleh DPP,” ujar Azhar di Kantor DPW PKB Sulsel, Rabu (29/4/2026).
Dalam tahap ini, peserta diminta mempresentasikan program kerja serta menyusun rancangan struktur kepengurusan. Materi tersebut kemudian diuji secara mendalam oleh tim DPP, termasuk kesiapan membangun organisasi hingga tingkat bawah.
Empat penguji dari DPP yang terlibat yakni Abduh (Komisi III DPR RI), Lalu Hadriani Irfani (Komisi X DPR RI), Daniel Johan (Komisi IV DPR RI), serta Dita Indah Sari.
Dari total 24 kabupaten/kota di Sulsel, baru 18 daerah yang memiliki peserta. Enam wilayah lainnya—Toraja, Toraja Utara, Sidrap, Palopo, Luwu Timur, dan Soppeng—masih kosong.
“Hasil UKK ini akan dibahas di DPP untuk menentukan siapa yang paling siap,” jelas Azhar.
Ia menegaskan, waktu menuju pelantikan sangat terbatas. Agenda pelantikan dijadwalkan pada Juli, sementara seluruh struktur organisasi ditargetkan rampung akhir tahun.
“Tidak ada ruang untuk santai. Jika tidak siap, bisa diganti,” tegasnya.