Aji Kurniawan, Anak Maros Jadi Bintang PSM Makassar Saat Melawan Bhayangkara FC

Aji Kurniawan, pesepakbola milenial asal Maros, kini jadi bintang baru PSM Makassar.m (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – PSM Makassar diam-diam memiliki stok pemain lokal yang berbakat. Adalah Aji Kurniawan, anak Maros yang lihai menyepak bola, kini menjadi harapan baru PSM.
Meskipun dimainkan hanya setengah babak saja pada laga PSM melawan Bhayangkara Solo FC, Aji Kurniawan mampu menunjukkan cara bermain sepak bola yang memukau. Gocekannya di lapangan, membuat Bhayangkara Solo FC keteteran meskipun sejak babak I berhasil mencetak Gol ke gawang PSM melalui sontekan Arthur Bonai dan menguasai permainan.
Tapi, setelah memasuki Babak ke II laga PSM vs Bhayangkara FC, Sabtu (27/3) kemarin, cerita di lapangan Kanjuruhan berubah. Bhayangkara FC yang menguasai alur permainan sejak Babak I, keteteran dan berada di bawah tekanan.
Pelatih PSM, Syamsuddin Batola, mengambil keputusan tepat di Babak ke II dengan memasukkan Aji Kurniawan menggantikan Ronaldo Wanma yang selama pertandingan di Babak I jarang menyentuh bola.
Permainan Aji tidak mengecewakan. “Dia bisa menjalankan instruksi saya, dia mampu merubah situasi dan jalannya pertandingan,” ucap Batola.
Batola juga memuji penampilan Yakob Sayuri yang mampu mencetak gol dan menyamakan kedudukan setelah menerima umpan matang dari Aji. Batola bilang, Yakob dan Aji Kurniawan, bisa menjadi pemain nasional handal.
Khusus untuk Aji Kurniawan, Batola menyebut, Aji pemain yang bertalenta, tak hanya bertenaga, tapi juga memiliki wawasan dalam pertandingan yang bisa mengubah keadaan dan situasi di lapangan. “Aji bisa menjadi pemain bintang, sisah dipoles sedikit dia akan jadi asset pemain hebat ke depan,” ucapnya.
Aji adalah striker muda PSM, lahir di Maros pada 1 Juli 2000. Selain bermain sepakbola, ia juga tercatat sebagai Mahasiswa Universitas Bosowa Makassar.
Sejak usia belia, Aji sudah bermain sepakbola dan berlatih di Sekolah Sepak Bola Salewangan Maros. Karena bakatnya menonjol, Aji lalu diajak bergabung dengan Medco Makassar U-15 saat masih mengenyam Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Tahun 2017 silam, Aji lolos dalam seleksi PSM U-19. Setahun kemudian, ia ditarik masuk skuad PSM U-20 dan pada tahun 2019, Aji memperkuat PSM Senior dan mengenakan nomor punggung 71.
Sebagai pemain, Aji memiliki semangat petarung. “Di lapangan pemain harus bersemangat dan bertarung untuk memenangkan tim. Kita harus disiplin melakukan peran dan tugas di lapangan, dan kreatif dalam bermain agar pertandingan bisa diselesaikan dengan kemenangan,” ujarnya. (andi ade zakaria)