Syarif Hasan Dorong Amirullah Nur Maju di Musda Demokrat Sulsel

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan dan H Amirullah Nur. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan meminta Amirullah Nur Saenong agar mempersiapkan diri bertarung di arena Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sulawesi Selatan yang akan digelar tahun ini.
Terungkap, Syarif Hasan mendorong Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Maros itu, saat mereka melakukan pertemuan di Lounge Bandara Sultan Hasanuddin di Maros, belum lama ini.
Pertemuan tersebut khusus membicarakan siapa figur yang tepat untuk memimpin Demokrat Sulsel ke depan.
Ditanya kebenaran informasi tersebut, Amirullah membenarkan pertemuan dirinya dengan Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat itu.
Menurutnya, Syarif Hasan mengajaknya bertemu di Lounge Bandara Sultan Hasanuddin khusus untuk membicarakan beberapa nama kader Partai Demokrat (PD) yang memiliki potensi memimpin  PD Sulsel ke depan.
Kepada Syarif, mantan Legislator  DPRD Maros ini mengaku, mengusulkan tiga nama kader partai berlambang mercy ini, masing-masing petahana Ni’matullah Erbe, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Irwan Hamid memimpin PD Sulsel
“Ya, memang kami ketemu dengan Pak Syarif Hasan yang juga didampingi oleh Jafar Hafsah, salah satu tokoh senior Partai Demokrat dan wakil ketua Majelis Tinggi PD. Di situ kami usulkan tiga nama, Ni’matullah, IAS dan Andi Irwan Hamid,” kata Amirullah saat ditemui di Makassar, Jumat (7/5/2021).
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, ketiga nama tersebut dibahas secara detail rekam jejaknya masing-masing selama ini. “Ketiganya punya kelebihan,” ucapnya.
Sementara itu, Sulaiman Syamsuddin, salah satu rekan Amirullah Nur yang turut hadir pada pertemuan tersebut menambahkan, bahwa setelah membicarakan beberapa nama yang berpotensi memimpin PD Sulsel, Syarif meminta agar Amirullah mempersiapkan diri untuk maju di Musda Sulsel.
Namun, saat didorong oleh Syarif Hasan, kata Sulaiman, Amirullah belum menyatakan sikap dan meminta agar DPP memberi ruang kepada DPC untuk memilih tiga nama yang selanjutnya akan ditentukan oleh DPP.
Dikonfirmasi mengenai dukungan Syarif Hasan dan Mohammad Jafar Hafsah tersebut, Amirullah membenarkan bahwa ia memang diminta untuk maju di Musda, tapi dia menyatakan tidak bersedia karena sangat sibuk dengan usaha pertambangannya di Sulawesi Tenggara.
“Saya belum bersedia untuk maju karena saat ini saya konsentrasi dulu mengurus usaha yang sudah jalan di Sultra. Kan sudah ada yang menyatakan kesediaannya, pak Ullah dan Pak IAS kan sudah menyatakan tekadnya memimpin Sulsel. Ya kita dukung saja, salah satunya nanti. Kan semuanya nanti diusul ke DPP,” ujarnya. (roma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini