Hari Kedua Mubes IKA Unhas, Dinamika Calon Ketua Makin Alot, 13 Suara Wilayah Bisa Menentukan Jika Voting

Ketua IKA Unhas Wilayah Gorontalo, Dahlan Usman. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) hari kedua semakin alot. Sebelum measuki sesi rapat pleno pemilihan Ketua IKA Unhas Periode 2022 – 2027, di Aula Utama, di Four Point Hotel by Sheraton, Sabtu (5/3/2022).
Terlihat dalam arena Mubes, kubu dua kandidat, yakni Andi Amran Sulaiman (AAS) dan Haidar Karim (HAK) semakin gencar melakukan gerilya untuk menarik suara sebelum dilakukan voting pemilihan ketua. Selain saling berebut dukungan, sejumlah tokoh alumni Unhas juga tetap bergerila mengupayakan agar pemilihan ketua dilakukan secara aklamasi, setelah adanya kesepakatan antara AAS dan HAK.
“Kita tunggu hasil pembicaraan antara AAS dan HAK, kalau ada kesepakatan, maka tidak perlu dilakukan voting tapi cukup dengan aklamasi saja,” kata Koordinator Wilayah Gorontal IKA Unhas, Dahlan Usman.
Dahlan mengungkapkan, hingga saat ini hanya dua kandidat yang mengerucut, yakni AAS dan HAK. Untuk suara IKA Unhas dari Wilayah, sebanyak 13 suara yang mewakili seluruh wilayah, hingga saat ini belum menentukan arah dukungannya, dan ke-13 suara tersebut terbilang solid.
“Meskipun kami dari peserta yang mewakili wilayah yang juga memiliki hak suara di Mubes ini, hingga saat ini belum menentukan siapa calon yang akan dipilih jika terjadi voting nanti. Kami dari wilayah masih menunggu hasil pertemuan antara AAS dan HAK, apakah mereka sepakat aklamasi atau voting,” ungkap Dahlan.
Dia berharap, agar siapapun nanti yang akan menjadi Ketua IKA Unhas, apakah dengan cara voting atau aklamasi, mereka meminta agar IKA Unhas dari wilayah dilibatkan dalam kepengurusan PP IKA Unhas secara utuh.
“Untuk menentukan dukungan, arahnya sudah jelas. Namun kami mau agar ada posisi yang jelas untuk kedudukan IKA Unhas dari Wilayah. Ini yang akan dikomunikasikan kepada salah satu kandidat. Kami masih menunggu hasil lobby,” jelas Dahlan.
Sementara itu, salah satu peserta yang minta namanya tak disebutkan, mengatakan bahwa kalau belum ada kesepakatan antara AAS dan HAK untuk melakukan aklamasi, maka suara dari IKA Fakultas Ekonomi 9 suara, Ika Fakultas Hukum (9 suara), Ika Wilayah (13 suara) dan IKA Teknik (12 suara) akan berkoalisi untuk menentukan ketua melalui voting dengan kekuatan 43 suara sementara.
“Kemungkinan suara ini akan terus bertambah. Tapi kami berharap agar bisa ada kompromi. Jangan ada yang cari panggung dan mengorbankan persatuan alumni Unhas di Mubes ini. Kami berharap agar tetap aklamasi dan tidak ada yang dicederai,” ujar sumber tersebut. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini