Hadapi Unjuk Rasa, Kapolri Minta Aparat Kepolisian Utamakan Pendekatan Humanis

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Kepala Kepolisian (Polri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan kepada aparat kepolisian, bahwa institusi Polri menjamin setiap warga negara untuk meyampaikan aspirasinya.


Pernyataan Kapolri itu diunggah melalui Twitter pada akun @DivHumas_Polri, Selasa (12/4/2022).
“Polri memberikan dan menjamin setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasinya atau memberikan ruang demokrasi. Oleh karena itu, pendekatan humanis harus terus dilaksanakan dalam mengawal aksi demonstrasi,” tegas Listyo Sigit Prabowo.
Diketahui, demo mahasiswa dan masyarakat se Indonesia, dilaksanakan secara serentak di seluruh nusantara dengan membawa tuntutan utama menolak penundaan Pemilu, menolak perpanjangan jabatan Presiden dan menolak masa jabatan tiga periode.
Mahasiswa juga menuntut pemerintah agar tidak menaikkan BBM, karena efek kenaikan BBM menybabkan inflasi, harga-harga kebutuhan pokok naik.
Demo yang berlangsung di Gedung DPR RI Senin (11/4), kemarin sempat diwarnai insiden pengeroyokan terhadap pegiat media sosial, Ade Armando, yang ikut bergabung pada aksi mahasiswa.
Namun sejumlah massa mengeroyok Ade hingga melayangkan secara beramai-ramai bogem mentah ke wajahnya.
Seperti dalam tayangan video, tampak Ade Armando tersungkur di aspal setelah dianiaya, lalu dia ditelanjangi, celananya dibuka paksa, bajunya ditarik-tari hingga Ade terseret. Ade juga diinjak-injak. Aparat kepolisian mengamankan Ade dan membawanya ke rumah sakit terdekat. (roma)