Kukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan, Bupati Maros Ingatkan Isu SARA Sering Jadi Pemicu Perpecahan di Masyarakat

Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengukuhkan pengurusu FPK se Kabupaten Maros. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengukuhkan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) se Kabupaten Maros, Periode 2022-2026, di ruang pola Kantor Bupati Maros, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/05/2022).
Dalam sambutannya, AS Chadir Syam, mengingatkan pentingnya memelihara kerukunan antar ummat, suku, agama, ras dan golongan di tengah masyarakat, karena hal yang paling mudah untuk dijadikan isu perpecahan adalah SARA.
Dia juga berharap, dengan adanya peran penting pengurus dan anggota FPK se Kabupaten Maros ini, potensi terjadinya perpecahan berbau SARA di tengah masyarakat bisa diantisipai dan dicegah.
“Hal yang paling mudah memecah belah persatuan di tengah-tengah kita adalah isu SARA. Sehingga diharapkan dengan adanya Forum Pembauran Kembangsaan ini, semua potensi perpecahan dan isu-isu tersebut bisa kita diantisipasi dan dicegah,” kata Chaidir.
Selain itu, mantan Ketua DPRD Maros ini, juga mendorong FPK tingkat kecamatan di Maros ini, menjadi Garda terdepan bagi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan ketentraman warga. Dia miminta kepada pengurus dan anggota FPK di semua tingkatan agar selalu berkoordinasi dan melaksanakan program kerja pengurus.
“Setelah pengukuhan ini, kami meminta agar seluruh pengurus dan anggota di kecamatan untuk selalu berkoordinasi langsung, dan memaksimalkan program kerja untuk menciptkan kerukunan atar warga sehingga masyarakat bisa hidup tentram dan nyaman,” ujar Chaidir.
Pengukuhan ini dirangkaikan dengan Sharing Session yang dihadiri sebanyak 14 Camat beserta seluruh Staf Kesbangpol dan tamu undangan.
Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Maros, Ansyar, mengatakan, pengukuhan Pengurus FPK se Kecamatan ini, menjadui referensi untuk lebih memahami betapa pentingnya menciptakan kerukunan, baik di tingkat Desa/Kelurahan, kecamatan maupun di tingkat kabupaten.
“Kita berharap, setelah dikukuhkan, para pengurus dan anggota FPK bisa berperan serta di tengah masyarakat, minimal memberi masukan dan pertimbangan kepada pimpinan, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat lebih terjaga dan kondusif,” pungkasnya. (asrul nurdin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini