Bahas Ranperda Perusahaan Air Minum, Pansus I DPRD Bone Studi Tiru ke PDAM Makassar

Direksi PDAM Makassar Indira Mulyasari dan Ayman Adnan menerima kunjungan DPRD Bone. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menerima kunjungan kerja studi Perda Pansus I DPRD Kabupaten Bone, di Aula Tirta Dharma, PDAM Makassar, Selasa (15/11/2022).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti dan Direktur IPAL Ayman Adnan.
Ketua Pansus I DPRD Bone Andi Purnamasari mengatakan, tujuan kunjungan ini untuk sharing informasi terkait Ranperda Perusahaan Daerah Air Minum.
“Kami datang untuk studi tiru mengenai Ranperda ini, karena kami sifatnya ingin mengetahui langkah yang akan kami ambil di Kabupaten Bone, apakah kami beralih ke Perumda atau Perseroda,” kata Purnamasari.
Menurutnya, banyak informasi yang dan hal yang bisa mereka pelajari dariPDAM Makassar. Untuk Sulawesi Selatan, ujar Purnamasari, PDAM Makassar yang bisa menjadi rujukan.
Sementara itu, Direktur Umum dan Pelayanan PDAM Makassar Indira Mulyasari, menyampaikan bahwa ada beberapa perbedaan yang menyebabkan di Makassar perusahaan pengelola air bersih tersebut menjadi Perumda, bukan perseroda.
“Perbedaan mendasar yang perlu kami sampaikan adalah Perumda hanya memiliki 1 pemilik modal yaitu kepala daerah yang menjadi KPM, sementara Perseroda kepemilikan modal harus dimiliki lebih dari satu daerah,” ujar Indira
Lebih lanjut, Direktur IPAL PDAM Makassar Ayman Adnan menambahkan bahwa saat ini PDAM Makassar sudah cocok dengan status Perumda.
“Perumda memungkinkan kita untuk melakukan inovasi dan akselarasi untuk peningkatan pendapatan dan melakukan kerja sama dengan pihak lain apalagi model perumda sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni PP 54 tahun 2017,” ujarnya.
Setelah acara diskusi berlangsung, Andi Purnamasari menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan mengenai dasar-dasar pembuatan ranperda dan akan melanjutkan pembahasan tersebut bersama Pansus I DPRD Kabupaten Bone.
Dia berharap, dengan selesainya Ranperda mereka nantinya, akan membuat akselarasi PDAM Kabupaten Bone dalam meningkatkan kinerja menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Kami mendapat banyak pelajaran, Insya Allah kami akan membahasnya untuk menyelsaikan Ranperda kami,” tutupnya. (andi esse)