Gagal Jadi Dokter, Chaidir Syam Sukses Terpilih Jadi Bupati Maros

menitindonesia, MAROS — Bupati Maros, Chaidir Syam, menebar inspirasi tentang masa-masa kecil saat ditinggalkan sosok ayah, Andi Syamsuddin di depan peserta undangan Halalbihalal PKK Maros, di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Jumat (5/5/2023).
Bupati Chaidir Syam didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros yang juga Bunda Baca Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, dihadiri kurang lebih 500 orang dari berbagai Ormas perempuan Kabupaten Maros.
Chaidir Syam, membagikan kisah hidupnya tatkala ditinggal sosok ayah dan diasuh sang ibunda tercinta, Andi Nadjemiah.
Sebagai anak satu-satu, Chaidir bercita-cita menjadi dokter, namun rupanya diterima di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol Unhas.
“Saya sadar setelah 10 tahun meninggalkan Unhas, rupanya saya ditakdirkan terlibat di panggung politik, ujungnya terpilih menjadi Bupati Maros,” kenang Tokoh Pejabat Publik Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Perpustakaan Nasional RI ini.
Olehnya itu, Chaidir Syam, menekankan pentingnya silaturahmi. Selain memperkuat hubungan relasi sosial, silaturahmi menjadi kekuatan yang amat dahsyat.
“Sebagai Bupati Maros, saya tetap menjaga silaturahmi sampai ke akar rumput. Selain saya terbiasa turun ke masyarakat, silaturahmi sifatnya abadi, tanpa jabatan apapun silaturahmi wajib jalan terus,” tutur Chaidir Syam. (*)