Chaidir Syam Jemput Langsung Jemaah Haji Kloter 14 Asal Maros di Bandara Hasanuddin

Bupati Maros, Chaidir Syam bersama Wakilnya, Muetazim Mansur jemput Jemaah Haji Asal Maros di Bandara Hasanuddin. (ist)
menitindonesia, MAROS — Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut langsung kepulangan 387 jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (11/6/2026).
Didampingi Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros Ahmad Ihyadin, Chaidir memastikan seluruh jemaah asal Maros yang tergabung dalam kloter tersebut kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah seluruh jemaah haji asal Maros yang tergabung dalam Kloter 14 kembali dengan selamat. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat Maros,” kata Chaidir di sela penyambutan.
Kloter 14 merupakan kloter utuh yang seluruh jemaahnya berasal dari Kabupaten Maros. Dari total 387 jemaah, sebanyak 127 orang merupakan laki-laki dan 260 lainnya perempuan.
Chaidir mengaku memantau langsung kondisi para jemaah saat turun dari pesawat. Secara umum, kondisi kesehatan mereka cukup baik meski beberapa jemaah lanjut usia terlihat menggunakan kursi roda akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

BACA JUGA:
Wacana PPPK Jadi PNS Tanpa Tes, Bupati Maros: Kami Sangat Mendukung

“Kita lihat secara umum kondisinya baik. Ada beberapa yang menggunakan kursi roda, mungkin sekitar lima sampai tujuh orang karena faktor usia dan kelelahan,” ujarnya.
Menurut Chaidir, terdapat pula seorang jemaah yang sempat mengalami stroke saat berada di Jeddah. Namun kondisinya kini berangsur membaik dan langsung mendapat penanganan setibanya di Indonesia.
“Kondisinya terus dipantau dan alhamdulillah sudah membaik,” ungkapnya.
Suasana haru tampak mewarnai kedatangan para jemaah. Keluarga yang telah menunggu sejak pagi terlihat antusias menyambut kerabat mereka yang baru menunaikan ibadah haji.
Sejumlah jemaah perempuan tampil mengenakan busana berwarna cerah dengan hiasan payet dan aksesori berkilau yang identik dengan tradisi kepulangan haji. Sementara para jemaah laki-laki masih mengenakan jubah dan serban yang dibawa dari Tanah Suci.
Tak sedikit pula yang membawa berbagai oleh-oleh khas Arab Saudi, mulai dari kurma hingga boneka unta untuk keluarga di kampung halaman.
Chaidir berharap seluruh jemaah dapat menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta membawa nilai-nilai positif setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap sepulang dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Maros,” tuturnya.
Usai tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang untuk mengikuti prosesi penerimaan dan serah terima resmi dari penyelenggara haji kepada Pemerintah Kabupaten Maros.
Kepulangan Kloter 14 ini menjadi momen yang membahagiakan bagi masyarakat Maros setelah para jemaah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali berkumpul bersama keluarga.