HKG PKK 2026 Digelar di Makassar, TP PKK Pusat–Sulsel Gelar Rapat Perdana

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina saat memimpin rapat koordinasi pelaksanaan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 yang rencananya akan digelar di Makassar. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Tim Penggerak (TP) PKK Pusat bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang direncanakan digelar di Kota Makassar.
Persiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat perdana yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (13/1/2026).
Rapat ini diikuti oleh jajaran pengurus TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, unsur pemerintah daerah terkait, serta pihak-pihak yang terlibat dalam rencana penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Pelaksanaan rapat perdana ini bertujuan untuk menyamakan persepsi awal sekaligus memperkuat koordinasi antara TP PKK Pusat dan daerah sebagai tuan rumah. Selain itu, rapat ini juga menjadi dasar penyusunan kerangka awal perencanaan teknis dan nonteknis menjelang pelaksanaan HKG PKK 2026.

BACA JUGA:
Pemprov Sulsel Genjot Perbaikan Jalan Rp615 Miliar, 286 Km Ditangani hingga 2027

Dalam rapat tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, memaparkan rencana umum pelaksanaan kegiatan, termasuk kesiapan daerah tuan rumah, lokasi kegiatan, serta sarana dan prasarana pendukung.
Agenda rapat juga membahas gambaran awal rangkaian kegiatan, kebutuhan teknis penyelenggaraan, serta ruang diskusi bagi peserta untuk memberikan masukan dan saran.
Melalui rapat ini, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif sesuai tugas dan fungsinya masing-masing agar proses persiapan dapat berjalan secara terencana, bertahap, dan optimal.
TP PKK Pusat dan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi secara berkelanjutan guna memastikan kesiapan pelaksanaan Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Makassar.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial nasional, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran dan kontribusi PKK dalam pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.