RSUD Camba Maros Mulai Dipadati Pasien, BPJS Menyusul 3–6 Bulan ke Depan

RSUD Camba
menitindonesia, MAROS – Puluhan pasien telah memanfaatkan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba sejak mulai beroperasi usai diresmikan pada akhir tahun lalu. Jumlah kunjungan pasien rawat jalan tercatat terus mengalami peningkatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Camba, Sri Syamsinar Rachmah, mengatakan hingga 8 Januari 2026, kunjungan pasien rawat jalan di sejumlah poliklinik sudah mencapai puluhan orang.
“Pasien rawat jalan untuk poli interna sampai tanggal 8 Januari sudah 14 kunjungan. Poli bedah dua kunjungan dan kebidanan lima kunjungan,” kata Sri Syamsinar, dikutip Rabu (14/1/2026).
Selain itu, RSUD Camba juga sempat menangani pasien anak yang menjalani perawatan selama tiga hari sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit rujukan.
“Pasien anak tersebut dirawat selama tiga hari, kemudian dirujuk ke RSUD dr La Palaloi,” ujarnya.

BACA JUGA:
Janji Politik Bupati Maros Terealisasi, RSUD Camba Resmi Beroperasi

Ia menjelaskan, mayoritas pasien yang dirujuk berasal dari wilayah Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa. Meski telah beroperasi, pihak rumah sakit mengakui masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana penunjang medis.
“Memang masih banyak fasilitas yang perlu dilengkapi,” katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan RSUD Camba saat ini belum dapat melayani pasien peserta BPJS Kesehatan. Layanan BPJS ditargetkan baru bisa berjalan dalam waktu tiga hingga enam bulan ke depan.
“BPJS belum bisa diberlakukan sekarang. Perkiraannya sekitar tiga sampai enam bulan ke depan,” ujar Chaidir.
Meski demikian, Chaidir menegaskan seluruh layanan kesehatan bagi pasien tetap diberikan secara gratis. Untuk sementara, biaya pelayanan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Maros melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tetap gratis, pemerintah daerah yang menanggung terlebih dahulu,” tegasnya.
Saat ini, RSUD Camba memiliki kapasitas 50 tempat tidur dan didukung oleh 130 tenaga kesehatan. Rumah sakit ini tidak hanya melayani warga dari tiga kecamatan di Maros, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari daerah lain.
“Jika ada warga yang membutuhkan penanganan segera, bisa langsung ditangani di sini. Bahkan warga dari Bone, Sinjai, atau Soppeng yang melintas dan membutuhkan layanan darurat bisa langsung masuk ke RSUD Camba,” jelas Chaidir.
Untuk menunjang operasional, tenaga kesehatan RSUD Camba sebagian besar berasal dari tiga puskesmas di wilayah setempat serta dari RSUD dr La Palaloi.