Suasana pembukaan Musrenbang Kecamatan Cenrana yang dibuka oleh Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin. (ist)
menitindonesia, MAROS – Pemerintah Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, mengusulkan sebanyak 35 program pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk tahun anggaran 2026.
Seluruh usulan tersebut telah terinput ke dalam sistem perencanaan milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Camat Cenrana, Ismail, mengatakan puluhan program yang diusulkan merupakan hasil penjaringan aspirasi dari seluruh pemerintah desa di wilayah Kecamatan Cenrana.
“Total ada 35 usulan yang sudah terinput dalam sistem. Ini merupakan hasil aspirasi dari desa-desa yang kami himpun dan disesuaikan dengan kebutuhan di kecamatan,” kata Ismail, Selasa (3/2/2026).
Meski mengajukan banyak program, Ismail menyebut pihaknya telah menetapkan dua program skala prioritas yang dinilai paling mendesak untuk direalisasikan.
Prioritas pertama adalah pembangunan tribun yang representatif. Menurut Ismail, Kecamatan Cenrana kerap menjadi lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan besar, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, namun belum ditunjang dengan fasilitas tribun yang memadai.
“Cenrana sering menjadi pusat kegiatan besar, sementara kami belum memiliki tribun yang layak. Ini menjadi kebutuhan penting agar kegiatan bisa berjalan lebih baik dan tertata,” jelasnya.
Sementara prioritas kedua adalah penyediaan air bersih di ibu kota kecamatan. Program ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta fasilitas publik.
Ismail optimistis sejumlah usulan pembangunan tersebut dapat diakomodasi oleh Pemerintah Kabupaten Maros. Pasalnya, arah pembangunan yang diusulkan dinilai sejalan dengan delapan program prioritas Pemkab Maros di bawah kepemimpinan bupati saat ini.
“Kami optimis ada usulan yang bisa direalisasikan karena sebagian besar sudah sejalan dengan program prioritas pemerintah kabupaten,” tutupnya.