Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa bersama istri, usai menjalani sidang promosi doktor di Unhas. (Bkr)
menitindonesia, MAKASSAR – Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muh. Gemilang Pagessa, mendorong pemerintah daerah menghadirkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) khusus generasi muda sebagai ruang partisipasi dalam pembangunan daerah.
Dorongan itu disampaikan saat ia menjalani sidang terbuka promosi doktor pada Program Studi Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Kamis (12/2/2026), di Gedung IPTEKS Universitas Hasanuddin, Makassar.
Dalam sidang tersebut, politisi yang akrab disapa Gio itu mempertahankan disertasi berjudul “Politik Progresif Generasi Milenial (Studi pada Komunitas Generasi Milenial Kabupaten Maros pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024)”.
Gio menjelaskan, generasi muda memiliki potensi besar dalam mendorong perubahan dan pembangunan daerah apabila diberi ruang untuk terlibat secara aktif, khususnya dalam proses perencanaan pembangunan.
Menurutnya, Musrenbang khusus pemuda dapat menjadi wadah strategis untuk menyalurkan aspirasi dan gagasan generasi muda di Kabupaten Maros.
“Anak muda itu senang jika dilibatkan. Sekarang saja dari 35 kursi DPRD, 16 di antaranya diisi generasi milenial,” ujarnya.
Ia menilai meningkatnya keterlibatan generasi muda di lembaga legislatif menjadi bukti bahwa anak muda memiliki kapasitas mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Gio menegaskan, ruang partisipasi tersebut penting agar generasi muda dapat berkembang dan berkontribusi secara maksimal.
“Anak muda harus diberi ruang agar mereka bisa berkembang dan bertumbuh,” katanya.
Selain sektor pemerintahan dan politik, Gio juga menyoroti pelibatan generasi muda dalam sektor industri yang berkembang di Maros. Ia berharap kawasan industri mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi tenaga kerja lokal.
“Gudang-gudang industri harus benar-benar mengakomodasi anak Maros dan tenaga kerja lokal,” tegasnya.
Ia berharap gagasan Musrenbang khusus pemuda dapat menjadi langkah strategis menuju pembangunan daerah yang lebih inklusif dan partisipatif, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam proses demokrasi di Kabupaten Maros.