menitindonesia, MAROS – Sejumlah guru madrasah di Kabupaten Maros mengaku Tunjangan Profesi Guru (TPG) periode Januari hingga Februari 2026 belum dibayarkan.
Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pencairan tunjangan sertifikasi guru di lingkup Kementerian Agama masih menunggu penyelesaian administrasi melalui aplikasi Simpatika.
Menurutnya, dana baru akan ditransfer ke rekening masing-masing guru setelah seluruh proses administrasi di aplikasi tersebut dinyatakan tuntas.
“Masih menunggu pemberkasan di Simpatika. Kalau sudah selesai semua, baru ditransfer ke rekening,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk guru non-ASN total penerimaan dalam satu kali pencairan mencapai Rp2,6 juta. Jumlah tersebut terdiri dari sertifikasi Rp1,5 juta dan inpassing Rp1,1 juta.