Bandara Sultan Hasanuddin Siap Layani Haji 2026, Hadirkan Layanan Mecca Route

Bandara Hasanuddin menghadirkan layanan Mecca Route untuk pertama kalinya. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — PT Angkasa Pura Indonesia memastikan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan jemaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Kesiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan alur pelayanan jemaah, penyediaan fasilitas, hingga dukungan personel operasional guna memastikan proses keberangkatan berjalan aman dan lancar.
Tahun ini, Bandara Hasanuddin menghadirkan layanan Mecca Route untuk pertama kalinya. Sebanyak tujuh counter disiapkan untuk melayani proses pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi sebelum keberangkatan.
Layanan ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi di bandara asal, sehingga setibanya di Arab Saudi tidak perlu lagi antre pemeriksaan dan dapat langsung melanjutkan perjalanan ibadah.

BACA JUGA:
626 Jemaah Haji Maros Dapat Uang Saku Rp3 Juta, 75 Persen Lansia

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga telah disiapkan, mulai dari area holding jemaah, boarding lounge, hingga fasilitas ibadah untuk menunjang kenyamanan calon jemaah.
Dari sisi keamanan, sebanyak 33 personel Airport Security disiagakan di Asrama Haji Makassar. Mereka bertugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap bagasi tercatat, bagasi kabin, serta barang bawaan guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam pesawat.
Penerbangan perdana jemaah haji dijadwalkan berlangsung pada Rabu dini hari, 22 April 2026, dengan rute Makassar–Madinah, sekaligus menandai dimulainya operasional embarkasi haji tahun ini.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menegaskan seluruh persiapan telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor.
“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan jemaah telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari alur keberangkatan, fasilitas, hingga dukungan personel,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran layanan Mecca Route menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas layanan haji tahun ini.
“Dengan layanan ini, jemaah akan lebih nyaman karena proses keimigrasian dilakukan lebih awal,” tambahnya.
Pihak bandara menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal, baik pada fase keberangkatan maupun kepulangan jemaah, melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.