Bersama sejumlah tokoh Nasional, Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla laksanakan salat Idul Adha di Masjid Alazhar, Jaksel. (ist)
menitindonesia, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menilai Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk mengingat nilai pengorbanan, persatuan, dan keberdayaan umat.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla usai melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
“Idul Adha ini mengingatkan kita tentang pengorbanan, dan juga tentu suatu kesatuan antara ibadah dan keberdayaan,” ujar JK kepada wartawan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut mengaku tahun ini menyalurkan hewan kurban di sejumlah daerah, mulai dari Makassar, Sumatera Barat, hingga Jakarta.
“Saya di beberapa tempat, di Makassar, di Sumatera Barat, juga di sini,” katanya.
JK mengatakan dirinya memilih melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar karena lokasinya berdekatan dengan kediamannya.
“Saya memilih Al-Azhar karena dekat rumah,” ucapnya singkat.
Selain menyinggung makna Idul Adha, Jusuf Kalla juga berbicara mengenai kondisi di Palestina, khususnya Gaza, yang hingga kini masih dilanda konflik.
Menurut JK, situasi di Gaza saat ini dinilai mulai lebih baik dibandingkan tahun lalu karena intensitas serangan disebut mulai berkurang.
“Kalau di Gaza agak lumayan dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang mulai ada kecilkan senjata,” ujarnya.
Meski demikian, JK berharap seluruh pihak dapat segera mencapai kesepakatan damai agar proses pemulihan di wilayah terdampak perang bisa berjalan maksimal.
Ia juga berharap dunia internasional bersatu membantu rehabilitasi Gaza dan wilayah lain yang terdampak konflik.
“Mudah-mudahan mereka sepakat, mudah-mudahan dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu,” tutup JK.