Pulang dari Sawah, Lansia di Bone Diduga Terseret Air Bah Saat Menyeberang Sungai

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang petani yang diduga terseret air bah di Kajuara, Bone. (ist)
menitindonesia, BONE – Seorang warga lanjut usia di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus sungai saat hendak pulang dari sawah.
Hingga Jumat (5/6/2026) sore, korban bernama Saide (72) belum ditemukan meski Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
Korban diduga terseret arus saat menyeberangi sungai di Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, tiba-tiba terjadi air bah yang datang dari arah hulu sungai setelah kawasan tersebut diguyur hujan.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar dari Kepala Desa Ujung Tanah pada Jumat sekitar pukul 11.30 WITA.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bone langsung diberangkatkan ke lokasi dengan membawa perahu karet dan perlengkapan evakuasi.

BACA JUGA:
Terlibat Dalam Operasi SAR Pesawat ATR 42 500, Tim SAR Gabungan Dapat Penghargaan Dari Bupati Maros

Komandan Tim Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur SAR gabungan untuk menyusun strategi pencarian.
“Tim SAR gabungan dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Dua SRU melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kiri dan kanan aliran sungai sejauh kurang lebih lima kilometer dari lokasi kejadian, sementara satu SRU melakukan pencarian darat di sepanjang bantaran sungai bersama warga,” kata Masrur.
Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyusuri aliran sungai dan area yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.
Namun hingga hari pertama operasi pencarian berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
“Pencarian sementara dihentikan karena kondisi mulai gelap dan akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area pencarian. Kami berharap korban segera ditemukan,” ujarnya.
Masrur juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, BPBD Kabupaten Bone, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang dari sawah. Namun, derasnya air bah yang datang secara tiba-tiba membuat korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri dan hanyut terbawa arus.