Bupati Maros, Chaidir Syam memimpin pawai Taaruf menyambut tahun baru Islam 1448 H. (ist)
MAROS – Sekitar 1.000 peserta memadati kawasan Kantor Bupati Maros dalam Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).
Sebanyak 175 regu dari berbagai elemen masyarakat ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut.
Peserta berasal dari majelis taklim, madrasah, santri, hingga pelajar tingkat SD dan SMP yang datang membawa semangat menyambut tahun baru Islam.
Pawai dimulai dari Lapangan Pallatikang di Kompleks Kantor Bupati Maros. Para peserta kemudian berjalan mengelilingi kawasan perkantoran pemerintah, melintasi Kantor Kementerian Agama Maros, sebelum kembali ke titik awal.
Suasana pawai berlangsung semarak. Peserta tampak mengenakan busana muslim seragam sesuai kelompok masing-masing, menciptakan pemandangan yang penuh warna dan nuansa religius.
Bupati Maros Chaidir Syam turut membaur bersama peserta. Mengenakan gamis putih dan songkok hitam, ia berjalan kaki bersama masyarakat sepanjang rute pawai. Hadir pula Ketua Komisi III DPRD Maros Haeriah Rahman.
Chaidir mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut pergantian Tahun Baru Islam.
“Saya bangga melihat partisipasi dari semua elemen masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga ibu-ibu majelis taklim,” kata Chaidir.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan yang tumbuh di Kabupaten Maros.
Peringatan Tahun Baru Islam di Maros tidak hanya diisi dengan pawai taaruf. Sehari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Maros bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Kementerian Agama Maros menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros.
Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang Magrib tersebut dihadiri majelis taklim, santri TPA dan TPQ, serta pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Maros.
Mantan Ketua DPRD Maros itu berharap momentum Tahun Baru Islam menjadi sarana introspeksi sekaligus memperkuat keimanan masyarakat.
“Kita berharap di tahun baru Islam ini Kabupaten Maros tetap mendapat perlindungan dari Allah SWT, terutama dijauhkan dari mara bahaya dan bala bencana. Kita juga berdoa semoga Allah selalu memberikan keberkahan bagi masyarakat Maros,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHBI Maros Farid Wajedy mengatakan peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Ia berharap kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga semangat Tahun Baru Islam ini membawa kebaikan, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Maros,” harapnya.