Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Nadjamuddin di Balai Kota. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersiap menghadirkan sekolah unggulan terintegrasi jenjang SMP dan SMA di Kota Makassar.
Sekolah berkonsep boarding school atau berasrama itu direncanakan beroperasi mulai tahun ajaran 2026/2027 dan akan berlokasi di Gedung MULO Makassar.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Senin (22/6/2026).
Iqbal mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar, mengingat pengelolaan pendidikan tingkat SMP merupakan kewenangan pemerintah kota.
Menurutnya, sekolah unggulan itu dirancang untuk mencetak sumber daya manusia berdaya saing global melalui sistem pendidikan berstandar internasional.
“Insyaallah tahun ini kami targetkan sudah mulai berjalan. Karena itu kami berharap dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kota Makassar dalam pengelolaannya ke depan,” kata Iqbal.
Pada tahap awal, sekolah tersebut akan membuka dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP dan dua rombel untuk jenjang SMA. Jumlah siswa akan disesuaikan dengan kesiapan sarana dan prasarana yang tersedia di Gedung MULO.
Iqbal menjelaskan, proses penerimaan siswa akan dilakukan melalui seleksi khusus dengan mempertimbangkan prestasi akademik serta kemampuan berbahasa Inggris.
“Kami ingin mempersiapkan siswa-siswa terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan, termasuk kampus-kampus terbaik di luar negeri,” ujarnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik rencana pengembangan sekolah unggulan tersebut. Menurutnya, program itu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Sulawesi Selatan.
“Ini merupakan program yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita,” kata Munafri.
Pria yang akrab disapa Appi itu menilai kehadiran sekolah unggulan juga dapat membuka akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Meski demikian, Appi mengingatkan agar pengembangan sekolah unggulan ke depan tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota.
Ia berharap konsep serupa juga dapat dikembangkan di wilayah pinggiran Makassar agar pemerataan akses pendidikan berkualitas bisa dirasakan seluruh masyarakat.
“Ke depan kita berharap sekolah unggulan tidak hanya berada di pusat kota. Harus ada juga di sudut-sudut kota agar pusat pertumbuhan pendidikan lebih merata dan akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas semakin luas,” tegasnya.
Rencana pembangunan sekolah unggulan tersebut diharapkan menjadi salah satu terobosan pendidikan di Sulawesi Selatan yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.