DPRD Makassar: IGS 2026 Jadi Peluang Gaet Investor dan Wisatawan Mancanegara

Anggota DPRD Kota Makassar, H. Muchlis Misbah.
menitindonesia, MAKASSAR – Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar. Ajang internasional yang dihadiri 41 delegasi dari 28 negara itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan pariwisata.
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mengatakan kehadiran para delegasi asing dalam kegiatan tersebut merupakan kesempatan besar bagi Makassar untuk menunjukkan berbagai keunggulan yang dimiliki kepada masyarakat internasional.
Menurutnya, IGS 2026 tidak hanya menjadi ruang diplomasi budaya dan kuliner, tetapi juga sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan sektor investasi, pariwisata, hingga potensi ekonomi daerah.
“Saya sangat mendukung karena kegiatan ini bisa memperkenalkan Makassar ke dunia luar. Selain itu, juga bisa mendatangkan investor untuk datang dan melihat langsung potensi yang ada di Makassar,” kata Muchlis saat menghadiri rangkaian kegiatan IGS 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026).

BACA JUGA:
DPRD Makassar Apresiasi Pelantikan 369 Kepsek, Akhiri Era Plt Bertahun-tahun

Politisi Partai Hanura itu menegaskan dukungan DPRD tidak hanya sebatas pernyataan, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran langsung para anggota dewan dalam agenda yang digelar selama pelaksanaan IGS.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan. Kami menanggalkan agenda lain untuk mengikuti kegiatan ini. Itu sudah menjadi bukti komitmen kami mendukung acara yang membawa nama baik Makassar,” ujarnya.
Muchlis menilai masih banyak potensi unggulan Kota Makassar yang belum terekspos secara maksimal, baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, kegiatan berskala internasional seperti IGS perlu terus didorong sebagai media promosi daerah yang mampu menjangkau pasar global.
Ia menyebut sektor pariwisata menjadi salah satu kekuatan utama yang layak dipromosikan lebih luas. Selain memiliki destinasi wisata yang beragam, Makassar juga dikenal dengan kekayaan kuliner dan budaya yang menjadi identitas daerah.
“Masih banyak yang perlu diperkenalkan dari Makassar, mulai destinasi wisatanya, kulinernya, hingga adat istiadatnya. Potensi-potensi itu belum seluruhnya terekspos dengan baik,” ungkapnya.
Menurut Muchlis, kehadiran puluhan delegasi dari berbagai negara dalam IGS 2026 menjadi peluang penting untuk memperkenalkan wajah Makassar secara lebih luas kepada dunia internasional.
Ia berharap rangkaian kegiatan gastrodiplomasi tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi daerah, mulai dari meningkatnya kunjungan wisatawan, terbukanya peluang investasi baru, hingga lahirnya kerja sama internasional di berbagai sektor.
“Melalui kegiatan ini, berbagai potensi Makassar bisa semakin dikenal dan diekspos ke dunia internasional,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 digelar di Makassar pada 23-25 Juni 2026. Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar itu menghadirkan 41 delegasi dari 28 negara sahabat untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi, budaya, pariwisata, dan kuliner khas Sulawesi Selatan.