menitindonesia, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros resmi mengumumkan hasil seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Maros tahun 2026. Sebanyak 72 pelajar dinyatakan lolos setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang berlangsung ketat dan berjenjang.
Para peserta sebelumnya harus bersaing melalui berbagai tes, mulai dari Computer Assisted Test (CAT) yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), samapta, hingga wawancara.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros, Herwan, mengatakan jumlah anggota Paskibraka yang diterima tahun ini tetap sebanyak 72 orang, sama seperti tahun sebelumnya.
Namun, terdapat perubahan pada komposisi peserta yang lolos. Jika pada tahun 2025 jumlah anggota didominasi peserta laki-laki, tahun ini komposisi putra dan putri dibuat seimbang.
“Tahun lalu jumlah putri 21 orang dan putra 51 orang. Sementara tahun ini masing-masing 36 orang,” kata Herwan, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, para peserta yang dinyatakan lolos telah memasuki tahap persiapan awal, termasuk pengukuran seragam yang akan digunakan selama pendidikan dan pelatihan.
Selanjutnya, para anggota Paskibraka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan yang dijadwalkan dibuka pada 20 Juli 2026.
Mereka akan menjalani latihan intensif sebagai persiapan menghadapi tugas pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Maros.
Tak hanya itu, seluruh anggota Paskibraka juga akan menjalani masa karantina selama 10 hari di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Mandai, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026.
“Untuk pelatih terdiri dari tujuh orang yang berasal dari TNI AD, TNI AU, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI),” jelas Herwan.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, memberikan apresiasi kepada seluruh pelajar yang telah mengikuti proses seleksi. Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan semangat, disiplin, dan dedikasi tinggi selama mengikuti tahapan seleksi.
Menurut Chaidir, para pelajar yang berhasil lolos kini mengemban tanggung jawab besar sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Maros tahun 2026.
“Ini adalah kehormatan besar. Kami berharap yang terpilih benar-benar mampu mengemban tugas pengibaran bendera pada HUT RI 2026 dengan baik,” ujar Chaidir.
Mantan Ketua DPRD Maros itu juga berharap para anggota Paskibraka dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, baik dalam kedisiplinan, semangat kebangsaan, maupun jiwa kepemimpinan.
Berikut daftar lengkap 72 pelajar yang dinyatakan lolos seleksi Paskibraka Kabupaten Maros Tahun 2026.