Ketua Mabicab, Chaidir Syam bersama Ketua Kwarcab Pramuka Maros, Muetazim Mansyur saat melantik pengurus Pembina Ranting dan Pengurus Ranting Pramuka Maros. (ist)
menitindonesia, MAROS – Sebanyak 876 pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka dari 14 kecamatan di Kabupaten Maros resmi dilantik secara serentak di Bumi Perkemahan Simbang, Sabtu (25/7/2026) malam.
Pelantikan massal yang menjadi yang pertama dalam sejarah kepemimpinan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros itu digelar untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat gugus depan sekaligus mempercepat pembinaan kepramukaan di seluruh wilayah Kabupaten Maros.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Maros, H.A. Moetazim Mansyur, dan disaksikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Maros, Chaidir Syam.
Pengurus Mabiran yang dilantik berasal dari berbagai unsur pemerintahan dan pelayanan masyarakat, mulai dari camat beserta jajaran, kapolsek, danramil, kepala puskesmas, hingga kepala desa dan lurah. Sementara kepengurusan Kwarran diisi tenaga pendidik, pengawas sekolah, serta para andalan ranting yang akan menjadi ujung tombak pembinaan Pramuka di tingkat kecamatan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Maros, Moetazim Mansyur, mengatakan pelantikan serentak ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penguatan organisasi sekaligus mengefisienkan waktu.
“Ini pertama kalinya pelantikan dilakukan secara serentak sejak saya menjabat Ketua Kwarcab Maros. Langkah ini dilakukan agar legalitas organisasi segera tuntas sehingga seluruh program Gerakan Pramuka bisa bergerak lebih cepat sampai ke gugus depan di seluruh pelosok Kabupaten Maros,” ujar Moetazim yang akrab disapa Kak Opu.
Ia berharap seluruh pengurus yang baru dilantik tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi mampu menjadi motor penggerak kegiatan kepramukaan di wilayah masing-masing.
Hal senada disampaikan Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Maros, H.A.S. Chaidir Syam. Menurutnya, pelantikan tersebut harus menjadi titik awal kebangkitan Gerakan Pramuka, bukan sekadar agenda seremonial.
“Kami berharap setelah kakak-kakak dilantik sebagai Mabiran dan Kwarran, Gerakan Pramuka semakin berkembang dan benar-benar hadir hingga ke gugus depan,” kata Chaidir.
Usai pelantikan Mabiran dan Kwarran, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Pangkalan Saka Bhayangkara beserta Pengurus Dewan Saka Bhayangkara. Sebanyak sekitar 60 orang yang terdiri atas unsur andalan dan peserta didik turut dikukuhkan.
Pengukuhan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Saka Bhayangkara sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda, khususnya dalam membentuk pribadi yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pada kesempatan itu, Kwarcab Gerakan Pramuka Maros juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang hadir. Para Ketua Mabiran dan Ketua Kwarran mendapat kesempatan menjadi peninjau pada pelaksanaan Jambore Nasional 2026 yang akan berlangsung pada 14 Agustus mendatang.
Melalui kunjungan tersebut, para pengurus diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman untuk diterapkan dalam pengembangan kegiatan kepramukaan di daerah masing-masing, sebelum kembali mempersiapkan berbagai agenda peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak hanya memperkuat organisasi, Kwarcab Maros juga mendorong peningkatan sarana pembinaan Pramuka. Salah satunya melalui pengembangan Bumi Perkemahan Bantimurung agar menjadi pusat kegiatan kepramukaan dan kepemudaan di Kabupaten Maros.
Kwarcab mengusulkan dukungan anggaran pembenahan fasilitas Bumi Perkemahan Bantimurung ditingkatkan menjadi sekitar Rp2 miliar pada tahun depan. Anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembenahan tribun dan berbagai sarana prasarana penunjang lainnya.
Dengan pelantikan serentak 876 pengurus dari 14 kecamatan, Gerakan Pramuka Maros diharapkan semakin solid dan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, aparat kewilayahan, serta masyarakat dalam membina generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan berjiwa sosial.