Presiden Prabowo saat berkunjung di tenda pengungsian gempa NTT. (ist)
menitindonesia, NAGEKEO – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke lokasi pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026), diwarnai momen hangat bersama warga, terutama anak-anak.
Begitu Prabowo tiba, warga langsung berkerumun. Anak-anak pengungsi berebut mendekat untuk bersalaman dan melihat langsung Presiden.
Dalam perjalanan menuju lokasi pengungsian, antusiasme warga juga sudah terlihat. Sejumlah warga yang berdiri di pinggir jalan bahkan berusaha menghentikan kendaraan Prabowo untuk sekadar menyapa dan bersalaman.
Suasana semakin ramai ketika Prabowo tiba di Lapangan Berdikari. Anak-anak yang berada di sekitar tenda pengungsian langsung mendekat.
“Kok kenal saya sih?” tanya Prabowo kepada anak-anak.
Seorang anak dengan polos menjawab menggunakan ungkapan yang lekat dengan Prabowo.
“Goyang-goyang, goyang,” timpal anak lainnya sambil tertawa setelah mendapat kesempatan bersalaman dan disapa Prabowo.
Tak hanya anak-anak. Sejumlah pengungsi juga tampak antusias menyambut kedatangan Presiden.
Saat berjalan di sekitar tenda, Prabowo beberapa kali berhenti untuk menyapa warga. Sejumlah pengungsi bahkan mendapat kesempatan memeluk langsung Presiden.
Momen tersebut berlangsung haru. Wajah gembira terlihat dari warga yang bisa bertemu dan berjabat tangan langsung dengan Prabowo.
Setelah menyapa warga, Prabowo meninjau sejumlah fasilitas di Posko Pengungsian Lapangan Berdikari. Ia melihat kondisi dapur umum serta instalasi air bersih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memastikan pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana di Flores.
“Jadi percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara,” tegas Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan belasungkawa kepada warga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana.
“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pemerintah pusat terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak. Berbagai langkah penanganan dan bantuan juga disiapkan untuk membantu masyarakat melewati masa pemulihan.
“Pemerintah pusat menyiapkan semuanya untuk mengatasi kesulitan ini,” ujarnya.
Prabowo mengatakan pemerintah juga menyiapkan langkah sementara agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan, termasuk kegiatan belajar mengajar.
“Kita sudah siapkan perbaikan-perbaikan langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, bisa segera kita jalankan. Mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” tutur Prabowo.
Untuk pembangunan hunian sementara dan perbaikan rumah warga, Prabowo meminta masyarakat bersabar. Pemerintah masih menunggu kondisi wilayah dinyatakan aman berdasarkan kajian para ahli.
“Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar, mungkin maksimal mungkin tiga minggu lagi ya baru lewat aman semuanya, baru kita mulai bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” kata Prabowo.
Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat masih memantau langsung penanganan bencana di Flores, sembari memastikan kebutuhan dasar pengungsi dan proses pemulihan terus berjalan.