Ruas Jalan Lamuru Bone yang telah diperbaiki melalui MYP Pemprov Sulsel. (ist)
menitindonesia, BONE – Empat tahun warga di sekitar ruas jalan Ujung Lamuru-Palattae, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, harus berhadapan dengan debu. Kini, kondisi jalan tersebut mulai dibenahi dan membuat warga haru.
Salah seorang warga, Marlina, bahkan tak mampu menahan air mata saat melihat kondisi jalan yang perlahan membaik.
“Alhamdulillah jalannya sudah bagus, 4 tahun kita menderita makan debu. Dulu sehari-hari makan debu,” kata Marlina, Minggu (6/9/2026).
Marlina menyampaikan rasa syukurnya sekaligus berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang telah memberi perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.
“Untuk Pak Gubernur terima kasih sudah memperhatikan jalan. Lama sudah kita menderita, alhamdulillah sekarang sudah bagus,” tuturnya.
Jalan Ujung Lamuru-Palattae sendiri menjadi salah satu ruas yang masuk Paket 5 Multi Years Project (MYP) Pemprov Sulsel. Total anggaran untuk paket tersebut mencapai Rp383,5 miliar.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung progres pembangunan ruas jalan itu pada Minggu (6/9/2026).
Menurut Andi Sudirman, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Perbaikan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Dulunya, kondisi jalan ini sangat berdebu dan cukup mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Kini, secara bertahap kita terus melakukan pembenahan agar akses masyarakat semakin nyaman dan konektivitas antarwilayah semakin baik,” ujarnya.
Andi Sudirman mengatakan pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas.
Dia berharap perbaikan jalan tersebut tidak hanya memudahkan aktivitas harian warga, tetapi juga membuka akses ekonomi baru di wilayah Bone.
“Insyaallah, jalan yang semakin baik akan membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bone,” katanya.
Ruas Ujung Lamuru-Palattae juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Dengan akses jalan yang semakin baik, mobilitas warga dan pengangkutan hasil produksi pertanian diharapkan menjadi lebih mudah.
Pemerintah Provinsi Sulsel menempatkan pembangunan infrastruktur secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.