Suasana rapat internal KONI Maros menjelang Porprov Sulsel 2026. (ist)
menitindonesia, MAROS – Sebanyak 32 cabang olahraga (cabor) Kabupaten Maros dipastikan lolos menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding Porprov sebelumnya yang hanya meloloskan 24 cabor.
Sekretaris KONI Maros, Chaerul Syahab, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif kesiapan atlet Maros menghadapi persaingan di Porprov Sulsel yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo.
“Masih ada satu cabor yang belum bertanding, yaitu voli. Kita berharap bisa menambah daftar cabor yang lolos,” kata Chaerul, Senin (8/12/2025).
Meski mencatat peningkatan jumlah cabor, Maros dipastikan kehilangan satu wakil setelah cabang olahraga basket gagal melangkah ke Porprov 2026.
Kendati demikian, kekuatan kontingen Maros tetap besar. Sebanyak 354 atlet telah disiapkan untuk turun di berbagai nomor pertandingan pada Porprov mendatang.
Untuk meningkatkan motivasi dan daya juang atlet, KONI Maros mengusulkan kenaikan bonus bagi peraih medali emas kepada Pemerintah Kabupaten Maros.
“Kami sudah berdiskusi dengan Pak Bupati. Kami mengusulkan bonus emas Rp20 juta. Tahun sebelumnya Rp15 juta,” katanya.
Sebagai perbandingan, pada Porprov Sinjai–Bulukumba 2022, kontingen Maros menerima total bonus Rp1,1 miliar dari pemerintah daerah atas prestasi yang diraih para atlet.
Ketua KONI Maros, Marjan Massere, menegaskan Pra Porprov 2025 menjadi momentum penting untuk mematangkan persiapan menuju Porprov Sulsel 2026.
“Target kami jelas, Maros bisa masuk lima besar di Porprov,” tegas Marjan.
Pada Porprov Sulsel 2022, Kabupaten Maros finis di peringkat sembilan dengan raihan 16 medali emas, 31 perak, dan 31 perunggu.