Wakapolres Maros, Kompol Ahmad Rosma bersama jajaran Polres Maros menyalurkan bantuan air besih di kecamatan Bontoa. (ist)
menitindonesia, MAROS — Dampak El Nino yang memicu kemarau panjang mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Krisis air bersih pun tak terhindarkan.
Merespons kondisi tersebut, Polres Maros bergerak cepat menyalurkan ribuan liter air bersih melalui program “Polisi Penolong” ke wilayah terdampak parah.
Distribusi bantuan dipimpin langsung Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma bersama jajaran pejabat utama dengan menyasar daerah yang sumber airnya mulai mengering, seperti Kecamatan Bontoa dan sekitarnya, Rabu (22/4/2026).
Kedatangan truk tangki disambut antusias warga. Mereka berbondong-bondong membawa jeriken dan ember untuk mendapatkan air bersih.
Tak hanya mendistribusikan air, personel kepolisian juga membantu warga, terutama lansia, mengangkat dan mengisi wadah air.
“Kegiatan ini merupakan implementasi program Polisi Penolong. Kami menerima laporan warga mulai kesulitan air bersih, sehingga kami kerahkan tangki untuk distribusi gratis. Bantuan ini akan terus berlanjut hingga situasi kembali normal,” ujar Ahmad Rosma.
Warga mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Selama ini, mereka harus menempuh jarak jauh bahkan mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Polres Maros berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang.
Selain itu, warga juga diimbau untuk menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau berlangsung.