menitindonesia, JAKARTA – Seleksi rekrutmen Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) memasuki tahap krusial.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan, proses seleksi kini berlanjut ke tahap tes kompetensi yang digelar pada 3–12 Mei 2026.
Tes dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia. Peserta diberi keleluasaan memilih lokasi ujian terdekat dengan domisili masing-masing.
“Sistem CAT ini sudah teruji dan digunakan luas dalam seleksi ASN. Jadi tidak perlu diragukan,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Setelah tahap ini, peserta akan mengikuti seleksi lanjutan berupa tes mental, ideologi, dan pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada 20–31 Mei 2026.
Adapun hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 7 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai komponen cadangan (Komcad), serta pelatihan manajerial dan kompetensi bidang.
Zulhas menegaskan, seluruh proses seleksi diawasi ketat oleh panitia nasional dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi.
“Tidak ada bayaran apa pun. Kalau ada yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, itu penipuan,” tegasnya.
Program rekrutmen ini sebelumnya dibuka pada 15 April 2026 dengan total 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 posisi Manajer KDKMP dan 5.476 untuk Koperasi Nelayan Merah Putih.
Antusiasme masyarakat disebut membludak. Hingga penutupan pendaftaran pada 25 April 2026, jumlah pelamar mencapai 639.730 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 487.819 pelamar dinyatakan melengkapi berkas administrasi, dan 483.648 orang lolos ke tahap seleksi berikutnya.
“Animo masyarakat sangat tinggi, bahkan melampaui ekspektasi,” pungkas Zulhas.