Wali Kota Makassar: Jangan Tunggu May Day, Masalah Buruh Harus Dibahas Rutin

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan dalam acara Malam Ramah Tamah peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Makassar di Hotel Four Points by Sheraton, Senin (4/5/2026).
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah menghadirkan forum dialog rutin antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk mencegah konflik ketenagakerjaan sejak dini.
Hal itu disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, dalam Malam Ramah Tamah peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Makassar di Hotel Four Points by Sheraton, Senin (4/5/2026).
Menurut Appi, dinamika hubungan industrial tidak bisa diselesaikan secara reaktif atau hanya saat terjadi gesekan.
“Komunikasi harus dibangun terus-menerus, bukan hanya menjelang May Day. Kita tidak mencari siapa benar atau salah, tapi bagaimana semua persoalan bisa diselesaikan bersama,” tegasnya.

BACA JUGA:
Wali Kota Makassar Temui Mensos, Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Kawasan Kumuh

Ia mendorong pembentukan forum dialog bulanan yang melibatkan serikat pekerja, asosiasi pengusaha, dan pemerintah secara bergilir.
Skemanya, pertemuan diawali oleh pemerintah kota, kemudian dilanjutkan oleh pihak pengusaha, dan berikutnya oleh serikat pekerja setiap bulan.
Forum ini diharapkan menjadi ruang untuk mengidentifikasi masalah sejak awal, memetakan hambatan, serta merumuskan solusi sebelum konflik membesar.
“Harapannya, saat 1 Mei tiba, tidak ada lagi persoalan. Yang ada hanya kegiatan yang meriah dan menggembirakan bagi semua,” ujarnya.
Appi menilai, hubungan industrial harus dibangun atas dasar komunikasi setara dan saling memahami, bukan saling menyalahkan.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas selama peringatan Hari Buruh tahun ini.
Menurutnya, kondisi yang aman dan tertib menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah di Makassar berjalan dengan baik.
“Ini harus kita jaga dan perkuat ke depan,” pungkasnya.