Idul Adha di Maros, Chaidir Syam Ajak Warga Perkuat Solidaritas Sosial

Bupati Maros, Chaidir Syam bersama Wakilnya, Muetazim Mansyur serta sejumlah pejabat dan Forkopimda Maros saat melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Pallantikang. (ist)
menitindonesia, MAROS — Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Muetazim Mansyur melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Lapangan Pallantikang, Kompleks Kantor Bupati Maros, Rabu (27/5/2026).
Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Id yang dipadati masyarakat sejak pagi hari. Warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Maros tampak memadati lapangan untuk mengikuti ibadah Hari Raya Kurban tersebut.
Dalam sambutannya, Chaidir Syam mengatakan Idul Adha identik dengan dua ibadah besar umat Islam, yakni ibadah haji dan kurban. Menurutnya, kedua ibadah tersebut mengandung nilai keteguhan iman, pengorbanan, serta keikhlasan.
“Dua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan serta menjadi bukti pengorbanan yang didasari penuh keikhlasan dan kesabaran,” ujar Chaidir.
Ia menjelaskan, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting bagi umat Islam tentang arti ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

BACA JUGA:
Bapenda Maros Tertibkan 1.759 Reklame Ilegal Di Sepanjang Jalan Poros

Menurut Chaidir, semangat berkurban sejatinya mengajarkan manusia untuk lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibanding kepentingan pribadi.
“Semangat berkurban inilah yang semoga mampu diresapi oleh seluruh umat Islam di Kabupaten Maros, karena hakikat berkurban adalah bagaimana kita mampu mengedepankan orang lain daripada diri kita sendiri,” katanya.
Chaidir juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan momentum Idul Adha sebagai refleksi untuk menghindari sikap egoisme, baik dalam kehidupan pribadi maupun kelompok.
Ia menilai, kesabaran dan keteguhan menjadi modal utama menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era globalisasi saat ini.
“Peringatan Hari Raya Idul Adha mengajak kita semua untuk bercermin bahwa egoisme atas kepemilikan diri dan kelompok harus dihindari,” tuturnya.
“Kita harus menumbuhkan kesabaran, keteguhan, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Chaidir Syam juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunaikan ibadah kurban pada Idul Adha tahun ini.
Menurutnya, semangat berbagi melalui kurban menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maros, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan kewajibannya dalam berkurban,” pungkasnya.