menitindonesia, MAROS — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua KONI Maros masa bakti 2026-2030. Tahapan penjaringan ini menjadi langkah awal menuju Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026.
Ketua Tim Penjaringan Musorkab KONI Maros, Ansar Mugenan, mengatakan pendaftaran bakal calon dibuka selama dua hari, yakni pada 10-11 Juni 2026 di Sekretariat KONI Maros, Kecamatan Turikale.
“Kami mengundang seluruh insan olahraga Maros yang memiliki visi dan komitmen memajukan prestasi olahraga daerah untuk ikut mendaftar sebagai bakal calon Ketua KONI Maros,” kata Ansar, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ansar, proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Pusat serta Peraturan Organisasi (PO) KONI Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan, setiap bakal calon wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan organisasi. Di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia, memperoleh dukungan dari Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga, pernah menjadi pengurus KONI kabupaten atau ketua Pengkab cabang olahraga minimal satu periode, serta tidak pernah dijatuhi hukuman pidana dengan ancaman lima tahun atau lebih.
Selain itu, calon diwajibkan melampirkan fotokopi KTP, surat keterangan domisili, daftar riwayat hidup, pas foto ukuran 4×6 centimeter, serta dokumen pendukung lainnya yang telah ditetapkan panitia.
“Seluruh persyaratan wajib dipenuhi sebagai bagian dari proses seleksi administrasi. Ada delapan syarat utama yang harus dilengkapi oleh setiap bakal calon,” jelasnya.
Ansar memaparkan, setelah masa pendaftaran pada 10-11 Juni, tahapan berikutnya adalah penyerahan dan penerimaan dokumen pendaftaran hingga 16 Juni 2026. Selanjutnya panitia akan melakukan verifikasi dan evaluasi dokumen pada 18 Juni.
Hasil verifikasi dijadwalkan diumumkan pada 20 Juni 2026. Sementara laporan akhir tim penjaringan akan disampaikan dalam sidang paripurna Musorkab KONI Maros yang berlangsung pada 28 Juni mendatang.
“Kami berharap seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama sehingga menghasilkan proses yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat nantinya ditetapkan sebagai calon tetap dan berhak mengikuti penyampaian visi dan misi di hadapan peserta Musorkab sebelum pemilihan dilakukan.
Ansar berharap Musorkab kali ini mampu melahirkan sosok pemimpin yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Maros, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Harapan kami lahir pemimpin KONI Maros yang mampu membawa olahraga Maros semakin berprestasi dan kompetitif di berbagai ajang ke depan,” pungkasnya.