Wagub Sulsel Pastikan Masyarakat Pulau Dapat Layanan Setara dengan Wilayah Daratan

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi saat berkunjung ke pulau Sabutung Pangkep. (ist)
menitindonesia, PANGKEP — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyambangi Pulau Sabutung, Desa Mattiro Kanja, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (25/6/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memperkuat pelayanan dasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan.
Dalam kunjungan kerjanya, Fatmawati membawa sejumlah program pelayanan masyarakat mulai dari layanan kesehatan, sunatan massal, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga sosialisasi perlindungan perempuan dan anak.
Setibanya di Pulau Sabutung, Fatmawati disambut antusias warga. Ia kemudian meninjau langsung berbagai layanan yang dipusatkan di pulau tersebut serta berdialog dengan masyarakat untuk menyerap kebutuhan yang masih menjadi perhatian warga kepulauan.
“Pelaksanaan kegiatan ini memang sengaja kita laksanakan di pulau karena peruntukannya untuk masyarakat pulau. Kita ingin hadir langsung menyapa masyarakat sekaligus melihat kondisi dan kebutuhan yang ada,” kata Fatmawati.

BACA JUGA:
IAS Dapat Mandat Khusus dari Bahlil, Diminta Kembalikan Kejayaan Golkar Sulsel

Pulau Sabutung merupakan salah satu kawasan kepulauan di Kabupaten Pangkep yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup pada sektor perikanan. Karena itu, penguatan ekonomi berbasis hasil laut menjadi salah satu program yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sulsel menyerahkan bantuan alat pengolahan ikan asap kemasan dan peralatan produksi nugget kepada kelompok masyarakat penerima manfaat.
Sebanyak 30 kelompok mendapatkan pelatihan pengolahan ikan asap, sementara 30 kelompok lainnya menerima bantuan peralatan pengolahan nugget untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal.
Fatmawati mengatakan, bantuan tersebut tidak sekadar meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendorong UMKM kepulauan berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Ia menekankan pentingnya legalitas usaha, sertifikasi halal, izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga peningkatan kualitas kemasan agar produk masyarakat mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kita tidak ingin hanya memberikan bantuan. Yang kita harapkan adalah UMKM naik kelas, produknya dikenal lebih luas, dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi keluarga,” ujarnya.
Pemprov Sulsel bahkan menargetkan produk unggulan masyarakat Pulau Sabutung seperti ikan asap dan nugget olahan hasil laut dapat masuk ke pasar modern dan platform pemasaran digital.
Selain mendorong sektor ekonomi, Fatmawati juga meninjau pelayanan kesehatan masyarakat bersama jajaran Dinas Kesehatan Sulsel. Ia berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga untuk memastikan layanan kesehatan di wilayah kepulauan berjalan optimal.
Menurutnya, masyarakat yang tinggal di pulau harus mendapatkan kualitas layanan kesehatan yang sama dengan masyarakat di wilayah perkotaan maupun daratan.
“Pelayanan dasar harus dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat yang berada di wilayah kepulauan,” tegasnya.
Di bidang sosial, Pemprov Sulsel bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep juga menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), anak berhadapan dengan hukum, serta pencegahan perkawinan usia dini.
Fatmawati mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak sekaligus memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kita berharap mulai dari Pulau Sabutung tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta tidak ada lagi pernikahan dini,” katanya.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengapresiasi kunjungan Wakil Gubernur Sulsel ke wilayah kepulauan. Menurutnya, kehadiran langsung pemerintah provinsi menjadi bukti perhatian terhadap masyarakat pulau yang selama ini menghadapi tantangan dalam memperoleh layanan dasar.
Ia berharap sinergi antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Pangkep terus diperkuat untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat kepulauan, mulai dari layanan kesehatan, akses air bersih, infrastruktur dasar hingga pemberdayaan ekonomi.
“Kami berharap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan terus menjadi perhatian bersama sehingga pembangunan yang dirasakan masyarakat daratan juga bisa dirasakan oleh masyarakat pulau,” ujar Yusran.
Sementara itu, Kepala Desa Mattiro Kanja Musakkir mengungkapkan tingginya antusiasme warga menyambut kedatangan Fatmawati Rusdi. Bahkan, masyarakat yang hadir tidak hanya berasal dari Pulau Sabutung, tetapi juga datang dari sejumlah pulau tetangga seperti Kulambing, Bangko-Bangkoang, Satando, Sapuli, dan Saugi.
Bagi warga Pulau Sabutung, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran pemerintah secara langsung di wilayah kepulauan menjadi harapan baru agar kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan dasar hingga penguatan ekonomi, terus mendapat perhatian dalam pembangunan Sulawesi Selatan.