Sekda Makassar, Andi Zulkifly memimpin persiapan pelaksanaan Makassar Bike Race 2026. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Makassar Bike Race 2026 siap menggebrak Lapangan Karebosi, Makassar, pada 29-30 Agustus 2026. Ajang balap sepeda tersebut dipastikan lebih semarak karena menghadirkan kelas BMX yang menjadi salah satu daya tarik baru tahun ini.
Persiapan event tersebut dibahas dalam audiensi panitia Makassar Bike Race 2026 bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly di Ruang Rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Senin (24/8/2026).
Andi Zulkifly menyambut positif pelaksanaan Makassar Bike Race 2026. Ia meminta event tersebut tidak hanya dikemas sebagai perlombaan, tetapi juga menjadi hiburan sekaligus ruang olahraga bagi masyarakat.
“Kalau bisa dikemas semarak. Libatkan masyarakat dan berbagai pihak agar kegiatan ini tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari hiburan dan aktivitas olahraga masyarakat,” ujar Andi Zulkifly.
Mantan Camat Ujung Pandang itu juga mengusulkan agar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, pejabat Pemkot Makassar hingga DPRD dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak akan menunjukkan besarnya dukungan terhadap pengembangan olahraga di Makassar, khususnya olahraga sepeda dan BMX.
“Kita tadi usul agar mengundang Forkopimda, tokoh masyarakat, termasuk pejabat pemerintah kota dan DPRD. Kita ingin menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dan diikuti banyak pihak yang mencintai olahraga,” katanya.
Andi Zulkifly berharap Makassar Bike Race 2026 menjadi wadah bagi atlet dan komunitas sepeda untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan bakat olahraga.
Makassar Bike Race sendiri memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Pada pelaksanaan sebelumnya, event tersebut mendapat respons positif dari komunitas pesepeda dan masyarakat.
“Kita berharap pelaksanaan tahun ini dapat berlangsung lebih meriah, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perkembangan olahraga di Kota Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, Event Organizer (EO) Makassar Bike Race 2026 Fikri Rahman mengatakan panitia kembali menghadirkan sejumlah kelas perlombaan. Di antaranya push bike untuk anak-anak, road bike, fixie, serta kelas BMX yang menjadi tambahan tahun ini.
“Event ini sudah memasuki tahun kedua. Tahun pertama diselenggarakan oleh Dispora dan antusiasme dari kalangan pesepeda sangat besar,” kata Fikri.
Kelas BMX sengaja ditambahkan karena besarnya komunitas BMX di Makassar. Menurut Fikri, komunitas tersebut sudah cukup lama minim mendapatkan ruang untuk berkompetisi dalam event besar.
“Yang menjadi pembaruan tahun ini adalah kelas BMX. Kami melihat komunitas BMX cukup besar, tetapi dalam belasan tahun terakhir belum banyak diberikan ruang untuk berkompetisi. Karena itu, tahun ini kami memasukkan BMX sebagai salah satu kelas yang diperlombakan,” jelasnya.
Respons peserta pun disebut cukup tinggi. Hingga Senin (24/8/2026), sebanyak 55 peserta BMX telah terkonfirmasi mengikuti Makassar Bike Race 2026.
Peserta tidak hanya berasal dari Makassar dan daerah lain di Sulawesi Selatan. Sejumlah pesepeda dari luar Sulsel juga telah memastikan keikutsertaan.
Peserta dari Yogyakarta terkonfirmasi mengikuti kelas road bike. Sementara peserta push bike datang dari Sulawesi Tengah, Jawa hingga Kalimantan.
“Untuk peserta BMX sudah ada sekitar 55 orang yang terkonfirmasi. Kemudian di kelas road bike juga ada beberapa peserta dari luar Sulawesi Selatan, salah satunya dari Yogyakarta. Untuk push bike, ada peserta dari Sulawesi Tengah, bahkan ada yang dari Jawa dan Kalimantan,” tutur Fikri.
Fikri berharap Pemkot Makassar semakin serius memberikan ruang bagi olahraga sepeda. Menurutnya, komunitas sepeda memiliki potensi besar untuk berkembang jika didukung kompetisi yang rutin.
“Kalau kita lihat, kegiatan lari sudah sangat banyak. Karena itu, kami berharap momen ini menjadi perhatian Pemkot Makassar, Pak Wali Kota, Pak Sekda, dan seluruh jajaran untuk senantiasa mendukung olahraga sepeda,” katanya.
Ia menilai masih banyak nomor atau kelas balap sepeda yang bisa dikembangkan di Makassar. Karena itu, panitia berharap Makassar Bike Race dapat terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya dengan konsep dan kelas yang semakin beragam.
“Kami berharap, Insya Allah, pada penyelenggaraan tahun ketiga dan tahun-tahun berikutnya tetap mendapat dukungan dari Pemkot Makassar. Kami juga akan selalu berupaya memberikan hal-hal terbaik dan terbaru untuk kelas-kelas yang diperlombakan,” ujarnya.
Untuk kelas road bike, peserta akan melintasi sirkuit sepanjang sekitar 2,3 kilometer yang memanfaatkan sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Makassar.
Lintasan tersebut dimulai dari Jalan Ahmad Yani, kemudian menuju Jalan Jenderal Sudirman, Kajolalido, Jalan Sumanjaya, Jalan Hasanuddin, sebelum kembali ke titik awal.
“Untuk road bike, rencananya lintasan sepanjang 2,3 kilometer, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Kajolalido, Jalan Sumanjaya, Jalan Hasanuddin, kemudian kembali ke titik awal,” pungkas Fikri.