Aktris JAV Hana Kuraki Tewas di Usia 25, Sikap Janggal Sang Mantan Jadi Sorotan

ktris JAV, Hana Kuraki. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari industri hiburan dewasa Jepang. Aktris JAV, Hana Kuraki, ditemukan tak bernyawa di sebuah apartemen pada usia yang baru menginjak 25 tahun.
Kematian tragis ini langsung memicu tanda tanya besar. Pasalnya, TKP tempat Hana meregang nyawa pada 12 September lalu merupakan apartemen yang disewa atas nama mantan pacarnya, Shota Taira. Pria tersebut diketahui berprofesi sebagai host untuk grup L’s Collection di distrik hiburan malam Kabukicho.
Kabar meninggalnya Hana dikonfirmasi langsung oleh seorang pemilik klub bernama Sakito. Melalui media sosial X, Sakito menyampaikan belasungkawa sekaligus meluruskan kronologi penemuan jasad sang aktris yang sempat simpang siur.

BACA JUGA:
Artis Onad Diciduk Bersama Istri karena Narkoba, Polisi Temukan Ganja dan Ekstasi Diduga Habis Dipakai

“Saya sangat sedih dan terpukul mendengar kabar meninggalnya Hana Kuraki,” tulis Sakito mengawali pernyataannya.
Sakito menegaskan bahwa bukan dirinya yang pertama kali menemukan jasad Hana. Tubuh kaku wanita 25 tahun itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang temannya. Panik, sang teman langsung menghubungi Sakito untuk datang ke lokasi.
Setibanya di TKP, Sakito langsung menelepon Shota Taira selaku penyewa apartemen. Mirisnya, sang mantan pacar justru mengaku sedang ada pertemuan dan baru menampakkan batang hidungnya dua jam kemudian. Alhasil, Sakito lah yang harus berurusan dengan polisi dan penyidik di lokasi.
Di balik kematian tragis ini, tersimpan kisah asmara yang kelam. Sakito membeberkan bahwa Hana sebelumnya kerap curhat soal hubungan toxic-nya dengan Taira. Sakito bahkan mengaku menyesal dan terus bertanya-tanya apakah ada hal yang bisa ia lakukan untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.
Ia juga tak segan mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Taira yang selama ini ia anggap sebagai teman. Dalam cuitannya, Sakito melontarkan pesan menohok yang mengisyaratkan dugaan adanya tekanan psikologis maupun fisik yang dialami korban.
“Aku berdoa demi terwujudnya dunia di mana orang-orang yang mendominasi melalui kekerasan dan memojokkan orang lain seperti ini tidak lagi ada,” tegasnya.
Meski begitu, Sakito meminta publik untuk menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi liar selagi polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian Hana.
Karier Hana Kuraki di industri film dewasa terbilang masih seumur jagung. Wanita asal Kanagawa ini dulunya bekerja sebagai asisten makeup artist dan hair stylist, sebelum akhirnya debut sebagai bintang JAV di bawah bendera label S1 pada Mei 2024 lalu. Kini, karier yang baru dirintisnya itu harus berakhir di tengah misteri yang belum terpecahkan.