Sugiono Makan MBG Bareng Siswa, Lalu Terpukau Karya Digital Pelajar di Bogor

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono saat mengunjungi salah satu sekolah di Kabupaten Bogor. (ist)
menitindonesia, BOGOR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengawali kunjungan pertamanya ke sekolah sebagai Menko PMK dengan menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama siswa SDN 02 Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sugiono tiba di sekolah tersebut pada Rabu (7/10/2026) dan disambut antusias kepala sekolah, guru, serta para siswa. Sejumlah siswa bahkan mengerubunginya untuk bersalaman sebelum masuk ke kelas.
Sugiono kemudian meninjau sejumlah fasilitas sekolah yang baru selesai direvitalisasi, mulai dari ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah hingga toilet siswa.
Usai berkeliling, Sugiono makan MBG bersama para siswa di salah satu ruang kelas. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Bupati Bogor Rudy Susmanto turut menyantap menu yang sama.
Sugiono menghabiskan makanan yang disajikan dalam program MBG tersebut. Program itu merupakan salah satu prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

BACA JUGA:
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

Dalam kunjungan tersebut, Sugiono juga menyerahkan hadiah berupa peralatan sekolah dan alat tulis kepada para siswa. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran sekolah yang terus memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak.
Dari SDN 02 Cirimekar, kunjungan Sugiono berlanjut ke Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 di Parung, Kabupaten Bogor. Di sana, ia melihat langsung aktivitas pembelajaran sekaligus berbagai karya yang dikembangkan para siswa.
Sugiono mengaku bangga melihat potensi siswa SNT 7. Ia menilai lingkungan sekolah, kurikulum, serta metode pendidikan yang tepat dapat mendorong anak-anak dengan potensi besar berkembang menjadi generasi yang luar biasa.
“Apa yang menjadi cita-cita dan keinginan Bapak Presiden mulai terwujud bahwa anak-anak yang punya potensi besar jika disekolahkan dalam sebuah lingkungan yang baik, dengan kurikulum yang baik, dengan cara pendidikan yang baik, akan menghasilkan anak-anak yang luar biasa,” kata Sugiono.
Dalam kunjungan itu, Sugiono melihat sejumlah karya siswa di bidang STEM. Di antaranya teknologi tapal batas, clap lamp, produksi video animasi, pengembangan website hingga gim digital matematika.
“Saya lihat tadi para murid yang belajar di SNT ini mengembangkan semua potensi yang dimilikinya, mengembangkan semua talenta yang mereka punya, menyesuaikan dengan kurikulum yang disediakan di sini,” ujarnya.
Menurut Sugiono, pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk memperluas pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
SNT juga diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak berprestasi dari berbagai daerah untuk mendapatkan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi mereka.
“Apa yang kami lihat di sini juga sama dengan SNT-SNT lain di seluruh Indonesia. Saya berharap di masa-masa yang akan datang, di angkatan-angkatan berikutnya, animo untuk masuk SNT ini juga semakin tinggi karena kualitas yang disediakan,” katanya.
Sebelum meninggalkan sekolah, Sugiono menyempatkan diri menuliskan pesan di majalah dinding SNT 7 Parung. Ia berpesan agar para siswa terus bersemangat meningkatkan kualitas diri sebagai generasi muda Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Sugiono didampingi Abdul Mu’ti dan Bupati Bogor Rudy Susmanto.