Legacy Danny Pomanto Pimpin Makassar, Hattrick Adipura

Fatma2wati Rusdi didampingi Anggota DPRD Sulsel A. Rahmatika Dewi saat sosialisasi di Mannuruki, Makassar. (Foto: tim DP-Fatma)
Kesan Makassar Kota Adirpura sangat dirasakan warga Jalan Mannuruki. Danny menata dan merubah wajah mannuruki: yang dulu jorok, kini tertata rapih, besrsih dan sehat. Makassar pun akhirnya menyabet Adipuru secara beruntun. 
menitindonesia.com, MAKASSAR – Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto, punya legacy bagi Kota Makassar. Di masa ia jabat walikota Makassar Periode 2014-2019, Danny sukses membawa Makassar meraih Piala Adipura tiga kali beruntun. Bahkan, Walikota Danny pun menyabet Piala Adipura tingkat ASEAN.
Prestasi ini, membekas di benak warga Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, saat menerima kunjungan silaturahmi bakal calon wakil walikota Fatmawati Rusdi, Selasa (15/09).
Di hadapan Fatma, yang berpasangan Danny Pomanto di Pilkada Makassar, warga menilai bahwa cuma pasangan calon Danny-Fatma ini bisa kembali melanjutkan kembali Makassar sebagai Kota Bersih.
“Kami sudah melihat dan merasakan kinerja Danny Pomanto. Belum ada walikota Makassar seperti Danny Pomanto yang bisa mengubah pola pikir masyarakat soal kebersihan,” ujar Syahril, salah seorang tokoh masyarakat Mannuruki.
Danny Pomanto memang punya gebrakan di sektor kebersihan saat menjabat walikota Makassar. Salah satunya dengan gerakan Makassarta’ Tidak Rantasa’ (MTR), Mabello, Lihat Sampah Ambil (Lisa), Maju Rong, Bank Sampah, dan Lorong Garden. Program tersebut, kata Syahril, sangat membumi.
Lanjut Syahril bilang, gerakan inilah yang mendorong partisipasi masyarakat untuk turut membersihkan wilayah di sekitarnya. “Saatnya warga buka mata hati, memilih siapa yang yang layak memimpin Kota Makassar ke depan,” ujar Syahril.
Dari data, tercatat Makassar baru lima kali meraih Adipura dalam sejarahnya. Pertama di era Walikota Malik B Masri, tahun 1997 untuk kateghori kota kecil. Lalu Adip;ura kedua, diraih di akhir masa jabatan walikota Ilham Arif Sirajuddin, untuk kategori kota metropolitan, tahun 2013.
Di era walikota Danny Pomanto, Piala Adipura diraih Makassar tiga kali berturut-turut, Adipoura Buana tahun 2015, Adipura Kirana tahun 2016 dan 2017. Puncaknya, Danny sukses mengantarkan Kota Makassar meraih Adipura ASEAN dalam kategori clean land, tahun 2017.
Pro Keseteraan Gender
Sementara itu, warga Mannuruki mengaku sudah sejak lama menunggu kehadiran Fatmawati. Sebagai satu-satunya figur perempuan, warga berharap segala kebutuhan yang berkaitan perempuan bisa terpenuhi saat Fatmawati terpilih nanti.
“Sudah berhari-hari, terutama ibu-ibu di Mannuruki menunggu. Merekja bangga (ibu-ibu, ed), karena ada perempuan ikut Pilkada,” ujar Syahril.
Fatmawati pun bvilang, bahwa persoalan perempuan, anak, dan keluarga, hanya bisa dituntaskan apabila melibatkan perempuan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Perempuanlah yang paham kebutuhan perempuan seutuhnya. Saya datang untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga, termasuk sesama perempuan,” ujar mantan Anggota DPR RI ini.
Saat bersosialisasi di Mannuruki, Fatmawati datang didampingi trio Anggota DPRD Sulsel dari Partai NasDem, yakni Andi Rachmatika Dewi, Rezki Mulfiati Lutfi, dan Andre Prasetyo Tanta. (*)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini