Eep Beberkan Survei PolMark, Appi-Rahman Memang Unggul

Eep Saefulloh Fatah - Ceo Polmark Indonesia.
Hindari politisasi elektoral – Setelah diancam akan dilapor polisi, akhirnya Eep Saefulloh Fatah sendiri yang membeberkan hasil survei PolMark Indonesia yang sempat dibuatkan meme oleh Tim Appi-Rahman. Eep ingin menyudahi polemik dengan Erwin Aksa.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Kontroversi di balik beredarnya meme hasil survei PolMark Indonesia yang disebar relawan pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando, sempat dibantah oleh Ceo PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah.
Bantahan Eep itu beredar dan viral, terutama di media sosial dan portal berita online.
Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa, pun marah karena ia menganggap pernyataan Eep menyudutkan dirinya. Bahkan, Erwin mengancam akan melaporkan Eep ke Polda Sulsel di Makassar dan ke Polda Metro, di Jakarta.
Menyikapi ancaman Erwin akan melapor, Eep lalu melakukan klarifikasi, bahwa lembaganya tidak membantah hasil survei yang direlease oleh relawan Appi-Rahman. Dia hanya protes kenapa ada forto dirinya dan kalimat redaksi yang terkesan jumawa. “Meme itu bukan bikinan PolMark Indonesia,” kata Eep
Eep mengunggah ke redaksi menitindonesia.com, penjelasan tertulisnya. Kata Eep, mencermati perkembangan sangat cepat berkaitan Pilkada Kota Makassar 2020, pasca klarafikasinya beberapa waktu lalu, ia menegaskan tidak ingin ada pihak tertentu yang memanfaatkan untuk kepentingan politik elektoral.
“Masalah yang berkembang, saya diperhadap-hadapkan dengan Erwin Aksa. Saya tidak bisa membiarkan kompetitor Appi-Rahman mengolah ini secara tidak sehat untuk keuntungan politik dan elektoral mereka,” tulis Eep dalam release keduanya, Rabu (16/09).
Eep juga mengaku, sejak awal dia sudah menegaskan – sebelum masalah ini mencuat menjadi isu publik – bahwa ia lebih mengutamakan persahabatan di atas kemitraan bisnis. “Dalam konteks ini, saya sama sekali tak memiliki niat untuk mempermalukan EA atau siapapun,” ujar Eep.
Oleh sebab itu, Eep menambahkan data hasil survei PolMark Indonesia pada 21-31 Juli 2020, dari cuplikan “slide halaman 37”. Eep tidak membantah hasil yang disebar oleh Tim Relawan Appi-Rahman.
Hasil Survei PolMark yang asli Bu;lan Juli 2020.
“Pada awalnya, atas nama etika saya tak ingin menjadi pihak yang mempublikasikan data ini ke sembarang orang atau ke publik. Tetapi dinamika cepat Pilkada Makassar 2020 membuat saya memutuskan untuk memuat data itu sebagai tambahan penjelasan saya,” tulis Eep dalam releasenya.
Lanjut, Eep menegaskan, niatnya hanya satu: “Saya tak ingin berkembang salah paham dan fitnah baru terhadap siapapun, termasuk terhadap EA atau Appi-Rahman atau PolMark Indonesia sendiri,” ujar Eep. (andiesse)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini