Jika Danny-Fatma Terpilih, Penasehat Walikota Diaktifkan Kembali

Danny Pomanto sudah beri bukti. Ia diminta mengembalikan programnya yang saat ini dihilangkan pemerintah kota. (Foto: TimDP-Ftm)
Warga tahu mana yang punya bukti – Berbagai keluhan warga ditampung Danny. Mulai dari lampu jalan, tidak diaktifkannya fungsi penasehat walikota hingga insentif RT RW yang terhambat. Danny bilang, “Tungguma!” semua keluhan warga akan dibereskannya jika Danny-Fatma menang.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Calon Wali Kota Makassar nomor urut 1, Moh Ramdhan Pomanto mengawali kampanye dialogisnya di Kompleks PU, Jalan Tarakan, Kelurahan Malimongan Lama, Kecamatan Wajo, Makassar, Selasa, (13/10/2020).
Dihadapan Warga Danny mengingatkan untuk tidak gampang terprovokasi dengan fitnah dan hoax yang menyerang dirinya dan Fatma.
“Fitnah dan hoax sudah biasa kami hadapi, baru-baru ini kembali saya difitnah lagi, tapi saya yakin dan percaya masyarakat Makassar sudah cerdas, mana calon yang sudah terbukti, kata Danny.
Dalam kesempatan ini juga, Danny kembali mengajak Warga Malimongan Lama untuk mencoblos calon yang memiliki wakil perempuan.
“Kenapa saya memilih wakil perempuan, karena pemilih perempuan di Kota Makassar mencapai 51%, nah kenapa perempuan karena bu Fatma adalah keterwakilan perempuan yang akan memperjuangkan hak perempuan,” bebernya.
Sementara itu dalam dialognya, Ketua RT 01, RW 04, Salma sangat merasakan perubahan Kota Makassar sejak masa jabatan walikota Danny Pomanto berakhir.
“Sejak Pak Danny bukan walikota lagi, kami sangat merasakan kemunduran,  kami sudah beberapa kali bermohon lampu penerangan karena kami tahu ada program untuk penerangan lorong, tapi hingga saat ini belum direspons. Untuk itu kami bermohon kepada bapak jika terpilih tolong lampu penerangan di perhatikan kembali,” harap Salma.
Tidak hanya Salma, Ketua RT 02 RW 06, Maskur justru mengaku menyesalkan adanya oknum-oknum yang coba menzalimi Danny Pomanto.
“Saya lebih merasakan bukti yang telah dilakukan pak Danny, ada yang cuma mengandalkan uang dan uang namun itu bukan segalanya bagi kami apa lagi menyebar fitnah dan hoax oleh orang -orang tidak bertanggung jawab. bukti kerja pak Danny kami yang lebih tau,” sesal Maskur.
Lain halnya dengan salah satu penasehat walikota di Malimongan lama, dirinya berharap dihadapan Danny untuk mengembalikan fungsi dari pada Penasehat Wali Kota.
Menjawab keluhan Salma, Danny pastikan akan mengembalikan semua program yang sudah tidak berjalan sejak dirinya menjabat walikota 2014-2019.
“Yakinkan hati bu RT, kita akan kembalikan semua program. PAD naik insentif RT dan RW juga naik, persoalan lampu penerangan pasti kita akan penuhi, nah apapilagi ada program Singara’na Lorongta,” jelas Danny.
“Apa yang di sampaikan pak Maskur, memang persoalan saya dizalimi sudah seringmi, tapi sering saya sampaikan Masyarakat Makasssr itu sudah cerdas, mereka tau yang mana telah terbukti,” sambung Danny.
“Untuk Penasehat Wali Kota insya Allah kita akan fungsikan kembali, mereka-mereka di penasehat Wali Kota merupakan Mitigator fungsi Sosial di Masyarakat, penasehat Wali Kota inikan mengawasi keluhan-keluhan sosial dimasyarakat, funsi sosialnya sangat besar, saya juga heran kenapa penasehat Wali kota dihilangkan kodong. menangkan ma’ Insya allah akan kita fungsikan kembali. Tungguma!. Kami Danny-Fatma tidak akan menjanji tapi kita menawarkan program, ingatki 09 Desember coblos nomor 1, pungkasnya. (*/adezakaria-rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini