Moeldoko Jadi Ketum PD versi KLB, Empat DPC Asal Sulsel Berkhianat, Andi Mallarangen: Mereka Ngibul

Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, H Ni'matullah Erbe, menggelar apel siaga dengan mengundang semua Ketua DPC PD se Sulsel hadir di Hotel Claro Makassar, menolak KLB. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangi, Deli Serdang, Sumatera Utara, baru saja menetapkan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal Purn TNI Moeldoko sebagai Ketua Umum. Selain itu, KLB–yang digelar tanpa izin itu–juga menetapkan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.
“KLB Partai Demokrat telah memutuskan memberhentikan Ketua Umum AHY dan secara aklamasi memlih Moeldoko sebagai Ketua Umum Periode 2021-2025. KLB juga menetapkan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Periode 2021-2025,” kata pimpinan sidang KLB Sibolangi, Jhoni Allen Marbun, di The Hill Hotel and Resort, Sibolangi, Jumat (5/3/2021).
KLB yang digelar oleh Jhoni Allen dkk itu, dinilai oleh Sekretaris Majelis Tinggi  Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, sebagai kegiatan ilegal dan tidak dihadiri ketua-ketua DPC dan DPD yang sah sebagai pemilik suara.
“Kalau mengklaim ada pemilik suara, itu ngibul, pasti bukan ketua-ketua DPC dan DPD,” kata Andi Mallarangeng kepada menitindonesia.com.
Sebelumnya, beredar kabar di Makassar, kalau ada empat Ketua DPC Partai Demokrat dari Sulawesi Selatan yang hadir pada KLB tersebut dan mendukung Moeldoko menjadi Ketua Umum.
Pada saat apel siaga yang digelar DPD Partai Demokrat Sulsel di Hotel Claro,  Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (5/3), siang tadi, yang tidak datang melapor yakni Ketua DPC PD Kabupaten Sidrap Andi Insan, Ketua DPC PD Kabupaten Pangkep Muhammad Ridha, Ketua DPC PD Kabupaten Barru Andi Haeruddin dan Ketua DPC Kabupaten Takalar M Ikrar.
Adapun Ketua DPC PD Kabupaten Gowa, Bumbun, tidak hadir di Hotel Claro untuk apel siaga, setelah dikonfirmasi dia berada di Jakarta dan tidak mengikuti KLB. Beda dengan empat rekannya, yang saat ini tidak memberikan konfirmasi dan diduga berada di arena KLB.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat (PD) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Selle Ks Dalle, mengatakan, sejak dari awal DPD PD Sulsel sudah bulat menolak rencana KLB.
“Jadi ini tidak perlu dikomentari karena sejak awal kami sudah menolak KLB. Kalau ada dari Sulsel yang ikut, maka itu akan dtindak tegas dan disematkan pada mereka gelar pengkhianat partai,” kata Selle. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini