Kabar Moeldoko Mundur Dari KSP Tidak Terbukti, Justeru Gelar Konfrensi Pers Pengambilalihan TMII

KSP Moeldoko jelaskan rencana pengambilalihan TMII. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Kabar Moeldoko mundur dari Kepala Staf Presiden (KSP) usai Shalat Jumat, pada Jumat (9/4/2021) tidak terbukti. KSP Moeldoko justru menggelar Konfrensi Pers terkait pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke depan.
Moeldoko membantah spekulasi keluarga Presiden Jokowi akan mengambil alih kepengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita yang diurus keluarga Cendana.
“Itu pemikiran primitif. Kepala Negara tidak pernah berencana membuat yayasan baru untuk mengelola TMII,” kata Moeldoko saat menggelar konferensi pers di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (9/4/2021), siang.
Melaui penjelasan ini, Moeldoko berharap tak ada lagi informasi simpang siur terkait pengambilaliah kepengelolaan TMII. “Jangan lagi ada pandangan seperti itu. Pak Presiden sama sekali gak berpikir seperti itu,” ucapnya.
Ia mengungkapkan rencana pemerintah akan mempercayakan BUMN Pariwisata untuk mengelola TMII ke depannya. Terkait hal itu, kata dia, pemerintah telah membentuk tim transisi yang akan merancang pengelolaan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa. “Tim ini diberi waktu tiga bulan untuk memperbaiki pengelolaan TMII,” ujar Moeldoko.
“Seiring dengan perkembangan wisata yang semakin baik, TMII harus jadi tempat dengan nilai ekonomi, sosial budaya, dan beragam nilai lainnya,” imbuh Moeldoko.
Dia menjelaskan, pengambilalihan TMII oleh negara berlandaskan memperbaiki dalam hal pengelolaan.
“Selama ini Pemerintah melihat adanya kerugian dari waktu ke waktu yang dialami Yayasan Harapan Kita. Nilainyamencapai Rp40 miliar hingga Rp50 miliar per tahun,” ungkap Moeldoko. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini