Bupati Maros Gemar Lakukan Mutasi, Ketua Komisi I: Pelan-Pelan!

Bupati Maros AS Chaidir Syam, mengambil sumpah ASN yang dimutasi. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros, AS Chaidir Syam semakin gencar melakukan mutasi sejak sebulan terakhir, hingga empat kali mutasi.
Kali ini, mutasi kembali dilakukan bagi 51 orang ASN, 2 orang eselon dua setara Kepala Dinas, selebihnya eselon tiga dan empat, di ruang pola kantor Bupati Maros, Jumat (01/10/2021).
Kencangnya mutasi yang dilakukan oleh Bupati ini, ditanggapi oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Maros, Abidin Said, yang memperingatkan agar Bupati pelan-pelan dalam melakukan pergantian jabatan bagi ASN, karena jangan sampai terkesan sangat politis.
“Pelan-pelan saja Pak Bupati, jangan kesusu mutasi terus. Nanti terkesan politis. Pak Bupati juga harus memastikan agar ini tidak terkesan transaksional. Nanti ada yang memanfaatkan dan justru memalukan kita semua,” kata Abidin Said.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan mutasi jabatan yang dilakukannya semata-mata hanya untuk memenuhi kebutuhan dan penyegaran dalam lungkup organisasi pemerintah daerah (OPD).
Chaidir juga mengaku, bahwa keputusan mutasi jabatan dilakukan sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan, tidak ada unsur politik dan transaksional.
“Penempatan ASN dilakukan sesuai dengan kompetensinya dan sudah melalui pertimbangan dari Baperjakat. Ada 51 yang ikut dalam mutasi ini, dengan rincian eselon 2 sebanyak 2 orang, eselon 3 sebanyak 5 orang. Sisanya eselon 4 sebanyak 44 orang,” ujar Chaidir.
Selain itu, Chaidir Syam juga menegaskan, persoalan penempatan ASN atau mutasi yang dilakukan tidak ada pegawai yang dirugikan dan semuanya menempati posisi yang tepat sesuai kemampuan dan kapasitasnya.
“Pengakatan ASN dalam jabatan berdasarkan kompetensi yang dimiliki dengan filosofi “the right man on the right place and job” yaitu mendudukan ASN yang tepat pada tempatnya atau jabatan yang tepat pula. Apalagi mutasinya masih di Kabupaten Maros dan saat ini infrastruktur Kabupaten sudah sangat baik dan bisa dijangkau dengan baik oleh transportasi,” pungkasnya. (roma)