Pegiat Warkop Beri Nasehat ke Nikita Mirzani: Segeralah Bertobat Sebelum Kulitmu Keriput

Ahmad Mabbarani dan Nikita Mirzani. (Foto: Ist_ed)
menitindonesia, MAKASSAR – Aktivis Warung Kopi Makassar, Ahmad Mabbarani, memberikan nasehat kepada selebgram, Nikita Mirzani atas ucapannya yang dinilai melecehkan bacaan salat dan berpotensi menistakan Agama Islam. Ahmad meminta Nikita segera meminta maaf kepada Ummat Islam dan segera melakukan tobat nasuha.
“Nikita Mirzani sering menciptakan pertengkarannya dengan pedangdut bahenol Dewi Persik melalui akun sosial media masing-masing. Awalnya mau hina Depe, tapi dia keseleo melecehkan bacaan salat. Harusnya dia sadar, apa yang dilakukannya itu tidak terpuji, jauh dari tata krama,” kata Ahmad Mabbarani melalui keterangannya, Kamis (28/10/2021).
Dia juga menilai Nikita Mirzani terlalu sombong sejak sudah melakukan operasi plastik beberapa tahun lalu. Menurutnya, Nikita terlalu membanggakan kecantikannya yang semu itu, padahal, ujar Ahmad, kecantikan YouTuber yang sering dipanggil Nyai itu, paling lama bertahan 2 tahun lagi.
“Kecantikan Nikita ini tidak kekal, paling dua tahun lagi, dia sudah mulai mengalami metamorfosis, kulitnya yang mulus akan mulai keriput, bodinya yang langsing juga akan mengalami metamorfosis, bisa saja seperti buras nanti,” ujar Ahmad.
Ahmad mencontohkan artis Yati Oktavia dan Meriam Bellina. Kata dia, dulu tahun 1980-an, nama Yati Oktavia saja disebut sudah menggairahkan pria, begitu juga dengan Meriam Bellina.
“Sekarang, sudah berubah. Kulitnya yang dulu glowsing sekarang sudah keriput. Tidak ada yang kekal, apalagi kecantikan yang disombongkan, akan pudar. Mungkin skarang Nikita sama Depe sudah mulai ubanan, cuman rambutnya disemir,” ucapnya
Lebih lanjut, Ahmad menasehati kalau rambut sudah mulai ubanan, mestinya yang dicari Ustad untuk membimbing melakukan taubat nasuha dan beribadah. Ia menyayangkan sikap Nikita Mirzani yang menyebut Ustad Das’ad Latif, Cepu, dan bahkan melaporkan Ustad ke Polisi.
“Padahal kalau Nikita jalani hidup benar, bikin konten yang beradab dan menginspirasi, mau bertobat, bersikap rendah hati kepada sesama, pasti Allah akan lebih menyayanginya dan membuatnya bahagia dunia akhirat,” jelasnya.
Ahmad menambahkan, manusia itu kadang lupa karena hatinya ditutupi sifat sombong, sehingga selalu merasa lebih baik, lebih bisa, lebih berani dan lebih wah dari orang lain.
“Ini sudah penyakit hati. Obatnya hanya tobat dan perbanyak ingat Allah, dzikir dan ibadah,” pungkasnya. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini