Wabup Maros: Lapak Pedagang Pasar Lama Sudah Siap di Pasar Tramo, Sebelum Ramadhan Harus Pindah

Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari, melakukan peninjauan langsung persiapan lapak baru di Pasar Tradisional Modern (Tramo, Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (29/3/2022).
Dalam kunjungannya ini, Suhartina didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan (Kopumdag) dan UMKM, To Wadeng Pananrang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), H Jufri, dan Kepala Pasar Tramo, Jufri Hamdan.
Tina Bohari, panggilan akrab Suhartina, ingin memastikan kesiapan lapak baru yang akan ditempati pedagang lama, yang rencananya akan direlokasi ke Pasar Tramo, dalam pekan ini sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Dia meminta kepada Kadis Kopumdag, To Wadeng, agar proses pemindahan pedagang lama benar-benar dipersiapkan secara matang, tertib dan semua pedagang di pasar lama mendapatkan tempat di Pasar Tramo.
“Saya lihat lapak untuk para pedagang lama sudah siap. Sehingga sudah harus segera dilakukan relokasi pedagang di pasar lama ke Pasar Tramo ini. Saya juga minta Kadis Kopumpag dan Satpol PP agar berkoordinasi, supaya dipersiapkan dengan baik, tertib dan semua pedagang dapat lapak,” kata Suhartina.
Selain itu, Tina mengungkapkan, jika lapak yang tersedia sebanyak 149, dan dia memastikan semua pedagang yang sudah terdata dan terverifikasi di Kopumdag akan mendapatkan lapak dan tempat berjualan di Pasar Tramo, sehingga proses relokasi harus dilaksanakan sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Dia menegaskan, untuk aktifitas pasar di bulan Ramadhan nanti, sudah harus disatukan di Pasar Tramo, dan pusat perdagangan pasar tradisional hanya ada di psar Tramo.
“Jadi saya harap semua pedagang pasar lama bersedia direlokasi, Isnya Allah kalau sudah bersatu semua di Pasar Tramo, omsetnya akan meningkat karena di sini akan ramai dikunjungi pembeli. Di sini juga sudah ditata dengan baik, supaya pedagang maupun pengunjung nyaman,” ujarnya.
Dikonfirmasi kepada To Wadeng Pananrang terkait ketersediaan lapak, dia mengatakan semua pedagang di Pasar Lama sudah terdata dan sudah tersedia sebanyak 149 lapak baru. Pihaknya juga sudah melakukan verifikasi data pedagang yang akan dipindahkan.
“Semuanya sudah didata dan kami verifikasi datanya. Semua pedagang pasar lama yang datanya sudah diverifikasi akan terakomodir di Pasar Tramo,” ucap To Wadeng.
Sementara itu, Kasatpol PP, H Jufri, yang turut hadir di lokasi menuturkan, bahwa proses pemindahan pedagang sudah dipersiapkan secara matang. Menurutnya pedagang pasar lama, sudah banyak yang tidak sabar untuk direlokasi ke Pasar Tramo.
“Persiapan relokasinya sudah mantap, rencana hari minggu akan dipindahkan. Malah banyak pedagang di pasar lama sudah tidak sabaran mau pindah ke sini (Tramo),” ucap Jufri.
Namun, sesuai laporan yang dia terima, ada sejumlah oknum yang memang sengaja mau menghalangi pedagang lama pindah. Dia mensinyalir oknum tersebut merasa kalau pedagang lama pindah mereka akan kesepian dan usaha yang dibuat di rumahnya menurun omsetnya, karena para pembeli beralih ke Pasar Tramo.
“Kami sudah mendeteksi ada oknum yang mau halangi pedagang pasar lama pindah, karena kalau pedagang pindah semua, usahanya terganggu. Padahal niat baik pemerintah ini kan ingin melihat pedagang lebih maju dan sejahtera dengan membangun Pasar Tramo agar pembeli lebih ramai dan nyaman berbelanja,” pungkasnya. (asrul nurdin)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini