Mantapkan Kerjasama One Studen One Sport, KONI dan Dinas Pendidikan Makassar Lakukan Koordinasi

Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto melakukan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mantapkan Program one Sport one Student. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Program one student one sport (satu siswa satu cabang olahraga) KONI Makassar akan segera berjalan. Penandatanganan nota kesepahaman antara KONI Makassar dengan Dinas Pendidikan Makassar akan segera dilakukan.
Terkait program ini, Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto melakukan pertemuan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin. Pertemuan berlangsung di aula SD BTN Pemda Makassar, Rabu (8/6/2022).
Pertemuan dihadiri sejumlah pengurus KONI Makassar dan beberapa pejabat Dinas Pendidikan Makassar. Menariknya para kepala sekolah dasar lingkup Kecamatan Rappocini juga hadir.
Ahmad Susanto mengatakan KONI Makassar memiliki beberapa program prioritas terutama dalam meresetting pengembangan prestasi olahraga. One student one sport merupakan bagian dari resetting pengembangan prestasi olahraga di Makassar.
“Pembinaan olahraga di usia dini merupakan bagian utama dari pengembangan prestasi olahraga. Dan itu dimulai dari program one student one sport ini,” kata Ahmad Susanto.
Selain itu KONI Makassar juga akan memperbanyak event olahraga yang bisa menjadi solusi pengembangan kreativitas anak-anak’muda di Makassar.
“Olahraga adalah solusi. Dengan memperbanyak event olahraga, remaja dan anak muda di Makassar bisa menjadikan olahraga sebagai mitigasi,” katanya.
Sebagai bagian dari program one student one sport, KONI akan melakukan sosialisasi cabang olahraga di seluruh kecamatan dengan melibatkan Korcam KONI masing-masing kecamatan.
“KONI meminta izin dan akses dari Dinas Pendidikan Makassar agar cabang olahraga bisa melakukan sosialisasi olahraga di sekolah-sekolah terutama cabang olahraga yang baru,” kata Ahmad.
One Day Sport in School
Salah satu kegiatan yang diinisiasi KONI dalam program ini adalah one day sport in school (hari berolahraga di sekolah). Menurut Ahmad, sekolah bisa membuat jadwal sehari dalam sepekan sebagai hari olahraga bagi siswanya.
“Insya Allah pelatih cabang olahraga siap datang ke sekolah melatih anak-anak sesuai bakat cabornya masing-masing,” kata Ahmad.
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin mengatakan one student one sport merupakan program prioritas pemerintah kota Makasar. Program ini juga masuk dalam revolusi pendidikan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.
“Inisiasi KONI Makassar one student one sport ini sangat baik dalam menggali potensi dan bakat anak-anak pelajar di Makassar,” kata Muhyiddin.
Muhyiddin menambahkan pihaknya akan koordinasikan program ini dengan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga (KKGPJOK) di Makassar. (asrul nurdin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini