Bupati Maros Klaim Makassar F8 Berefek Positif Bagi Ekonomi di Daerah

Berswafoto yang juga dihadiri oleh Panglima Lanud dan Wali Kota Makassar. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros, AS Chaidir Syam, ikut menghadiri pembukaan acara Makassar Internasional Eight Festival atau Makassar F8, di Anjungan Pantai Losari, Centre Point of Indonesia (CPI), Makassar, Rabu (7/9/2022).
Chaidir Syam mengatakan, Makassar F8 ini merupakan terobosan yang tak hanya mengangkat nama Makassar di pentas dunia, tapi juga turut mengangkat nama Maros, karena untuk sampai ke Makassar, dari belahan dunia manapun harus melalui Bandara Sultan Hasanuddin di Maros.
“Itulah kelebihannya, Maros menjadi pintu gerbang kawasan timur, karena Kabupaten Maros memiliki Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” kata Chaidir Syam.
Selain menjadi ajang promosi daerah, lanjut mantan Ketua DPRD Maros ini, Makassar F8 juga mempromosikan hasil industri kreatif dan ini menjadi wadah bagi pelaku industri kreatif untuk mempromosikan hasil produksinya.
Dia menilai, gagasan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menghadirkan Makassar F8 ini, sangat berefek terhadap tumbuhnya ekonomi kreatif dan UMKM. Menurut Chaidir, ajang Makassar F8 bisa menjadi sarana promosi bagi daerah, termasuk daerah penyanggah Kota Makassar, seperti Maros.
Di acara tersebut, Chaidir Syam juga melakukan swafoto dari berbagai angel yang ada di Anjungan Pantai Losari. Dia juga menyempatkan foto bersama dengan Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto.
IMG 20220907 WA0002
Bupati Maros dan Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto. (ist)
“Capaian pembangunan kota Makassar sudah sangat luar biasa. Termasuk dalam memajukan olahraga, hampir semua kecamatan memiliki cabang olahraga unggulan,” kata Chaidir Syam usai berbincang dan berswafoto dengan Ahmad Susanto.
Dia juga mengaku akan mengadopsi sejumlah program olehraga yang dikembangkan KONI Makassar untuk diterapkan di Maros.
“Olahraga tidak hanya melahirkan masyarakat yang sehat, kalau dikelolah dengan baik, juga bisa berdampak pada aspek ekonomi, karena prestasi olahraga secara global, menghasilkan promosi daerah dan ini akan berdampak ekonomi,” pungkasnya. (asrul nurdin)