Disdik Makassar Siapkan Pengadaan Kain Seragam SD dan SMP Tahun 2026

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Dinas Pendidikan Kota Makassar mulai mempersiapkan pengadaan kain seragam bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk Tahun Anggaran 2026.
Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan menggelar kegiatan market sounding atau penjajakan pasar yang akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan proses pengadaan berjalan secara transparan, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di Kota Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan market sounding merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pengadaan barang dan jasa.
Melalui forum tersebut, pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait spesifikasi produk, kualitas bahan, ketersediaan pasokan, hingga kondisi pasar terkini sebelum dokumen pengadaan disusun.

BACA JUGA:
Denda Maksimal Rp1,5 Juta Belum Final, Pemkot Makassar Siap Tampung Masukan DPRD

“Kegiatan market sounding ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan proses pengadaan yang transparan, akuntabel, dan terbuka bagi seluruh pelaku usaha yang memiliki kapasitas,” kata Achi Soleman.
Menurutnya, kualitas kain seragam menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus karena akan digunakan oleh ribuan siswa SD dan SMP di Kota Makassar.
Karena itu, pemerintah ingin memastikan bahan yang dipilih memiliki standar kualitas yang baik, nyaman digunakan, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Kami ingin memastikan bahwa kain seragam yang nantinya digunakan oleh peserta didik memiliki kualitas yang baik, nyaman digunakan, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Achi menjelaskan, masukan dari pelaku usaha dan penyedia sangat dibutuhkan untuk menyusun dokumen pengadaan yang realistis, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan hambatan dalam proses tender.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha agar proses pengadaan berjalan lebih sehat dan kompetitif.
“Kami berharap forum ini menjadi ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dan pelaku usaha. Dengan demikian, proses pengadaan dapat berjalan sehat, kompetitif, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, khususnya para siswa SD dan SMP di Kota Makassar,” jelasnya.
Melalui market sounding, Dinas Pendidikan Makassar juga menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola pengadaan yang baik atau good governance.
Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penyedia yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan tersebut.
Kegiatan ini akan diikuti oleh calon penyedia, pelaku industri tekstil, serta berbagai pihak terkait yang memiliki ketertarikan terhadap pengadaan kain seragam SD dan SMP Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.
Diharapkan, hasil market sounding dapat menjadi dasar penyusunan dokumen pengadaan yang lebih matang sehingga proses tender berjalan efektif dan mampu menghasilkan kain seragam berkualitas bagi peserta didik di Kota Makassar.