Bupati Maros Gelar Rakor Pilkades Serentak Tahun 2022, Ketua DPRD: Kami Sudah Selesaikan Perdanya

Bupati Maros dan Ketua DPRD menggelar Rakor Pilkades serentah tahun 2022. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros AS Chaidir Syam menggelar rapat kordinasi persiapan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di ruang rapat Bupati Maros, Jumat (16/9/2022).
Hadir dalam rapat ini Ketua DPRD Maros HA Patarai Amir, Kapolres Maros AKBP Awaludin Amin dan Damdim 1422 Maros, Letkol Inf Muh Hujairin serta sejumlah kepala OPD dalam lingkup Pemkab Maros.
Dalam sambutannya, AS Chaidir Syam menyampaikan, dari 80 Desa, terdapat 16 Desa yang akan melaksanakan Pilkades secara serentak, yang dijadwalkan pada tanggal 17 Nopember 2022 ini.
Dia berharap, pelaksanaan Pilkades serentak ini, berjalan sesuai harapan, tertib, aman dan transparan.
“Kita semua inginkan Pilkades berjalan lancar, tertib, aman dan transparan. Sehingga masyarakat benar-benar milih pemimpinnya di desa secara demokratis,” kata Chaidir.
Lebih lanjut, Chaidir mengatakan, bahwa konflik atau gesekan kepentingan pada pelasanaan Pilkades itu kerap terjadi, karena antara calon dengan masyarakat sangat dekat.
“Untuk keamanan Pilkades, kami terus melakukan koordinasi dengan Forkopimda. mengingat ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Di tempat yang sama Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir, mengatakan untuk pelaksanaan Pilkades nanti, Kabupaten Maros telah memiliki Perda tentang Pemilihan Kepala Desa.
“Silahkan dilaksanakan. Perdanya sudah ditetapkan, persyaratannya juga sudah diatur dalam Perda Pilkades Maros,” ujarnya.
Patarai Amir menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan Pilkades nanti, dibutuhkan integritas, sportifitas dan transparansi dari panitia pemilihan Pilkades yang ada di Desa maupun di Kabupaten dalam mengantisipasi konflik-konflik atau sengketa pasca Pilkades yang bisa saja terjadi nantinya.
“Saya minta agar penyelenggara Pilkades nanti menjaga integritas, sportif dan transparan, terutama jika terjadi konflik atau sengketa pasca Pilkades. Jangan sampai penyelenggara tidak netral, harus diingat masyarakat sekarang sudah cerdas dan kritis,” tegas Patarai.

Adapun desa yang akan melaksanakan pemilihan serentak yakni, Desa Tellumpanuae, Desa Tippiseng, Desa Cenrana, Desa Marannu, Desa Tupabirring, Desa Sudirman, Desa Bontotallasa, Desa Toddopulia, Desa Benteng Gajah, Desa Bontotallasa, Desa Bonto Matinggi, dan Desa Tompo bulu. (asrul nurdin)