Umar Hankam ke Keluarga Besar Akbar Polo; Maafkan Atas Kekhilafan Saya

Akbar Polo dan Umar Hankam. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Kasus Hukum yang menimpa Oknum LSM Umar Hankam atas laporan Akbar Polo menuai titik terang.
Upaya mediasi perdamaian yang di lakukan di sepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan saling memaafkan dengan pencabutan laporan pihak pelopor terhadap terlapor.
Berikut pernyataan resmi permohonan maaf Umar Hankam ke Publik melalui pemberitaan di media online;
Bismillahhirakman rahim Assalamualaikum Wr.Wb
Saya atas nama pribadi Umar Hankam secara sadar dan sungguh-sungguh menyampaikan Permohonan maaf kepada Keluarga Besar Akbar Hasan Norma, terkhusus anak, istri dan keluarga istri dari Bapak Akbar Hasan Noma atau Akbar Polo.
Atas segala kekeliruan saya dalam menyampaikan hal negatif kepada Akbar Hasan Noma dan Keluarga Besarnya di Media Sosial Khususnya Grup WhatsApp yang menyebabkan martabat keluarga Akbar Polo tercoreng.
“Semoga dapat di maafkan dan menjadi pelajaran bagi saya untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama, sekali lagi maafkan saya,” tulis Umar, Senin (31/10).
Umar menambahkan, Ia juga akan mencabut menyampaikan ke istrinya untuk mencabut laporan istrinya terhadap terlapor Akbar Polo.
Sementara itu Akbar Polo saat di konfirmasi mengungkapkan bahwa menyesalkan tindakan dari Umar Hankam namun dirinya mengaku akan memaafkan.
“Jujur kami keluarga besar, khususnya ank dan istri saya sangat menyesalkan tindakan dari Pak Umar, asal dia (Umar.red) mengakui kesalahannya dengan sadar maka kami maafkan,” ujar Akbar pemilik media online Gema News ini.
“Sebagai manusia biasa pasti saya maafkan, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak sembrono dalam bertutur kata di sosmed, istri saya sangat terpukul atas ujaran pak Umar di grup WhatsApp, namun dengan berbesar hati kami maafkan,” tambah Akbar.
Lebih lanjut kata Akbar, upaya pencabutan laporan ini sebagai bentuk penghargaannya kepada sesepuh tokoh masyarakat di Sulawesi Selatan yang telah memberikan masukan untuk saling memaafkan.
“Saya menghargai nasehat dan saran dari sesepuh tokoh masyarakat di Sulsel, yang saya anggap sebagai senior saya, atas perhatian dan nasehat dari Pak Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Bapak Rusdin Abdulah (Rudal) dan Pak Nurhasan sehingga saya mencabut laporan kepolisian atas saudara Umar Hankam,” ujar Akbar Polo.
Ia memastikan dalam waktu dekat secepatnya untuk mencabut laporannya. (akom)