Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Besar Mandai, Begini Doa Bupati Maros bagi Kedua Keluarga Pewakaf

Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam laksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Kecamatan Mandai, Jumat (28/7/2023).
menitindonesia, MAROS — Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam laksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Kecamatan Mandai, Jumat (28/7/2023).
Pembangunan masjid ini merupakan pengembangan dari Masjid Besar Jannatul Firdaus yang terletak di Lingkungan Tamarampu Kelurahan Bontoa Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.
Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan, pemerintah daerah melalui pemerintah kecamatan menyepakati bahwa Masjid Besar Jannatul Firdaus dikembangkan menjadi Masjid Besar Kecamatan Mandai.
“Kita memulai pembangunan masjid ini dengan acara peletakan batu pertama, dengan harapan masjid ini selain sebagai sarana ibadah juga menjadi sarana kegiatan lainnya yang sifatnya positif. Semoga pembangunan mesjid ini berjalan lancar dan bisa diresmikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan tahun depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Besar Kecamatan Mandai ini juga sekaligus sebagai sarana berkegiatan remaja dan majelis taklim, bahkan sebagai sumber informasi keagamaan berupa perpustakaan masjid agar para remaja bisa membaca dan menambah ilmu pengetahuan Agama Islam.
Selanjutnya Bupati Maros menyampaikan terima kasih kepada pewakaf lahan, yakni Haji Amin Naim dan Safari Azis Husain.
“Semoga ini menjadi amal jariah bagi Kedua keluarga pewakaf,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Yayasan Masjid Besar Jannatul Firdaus yang kompak merintis pembangunan masjid besar ini, termasuk dukungan dari pemerintah kecamatan dan KUA.
Hadir bersama Bupati Maros dan ikut melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid, di antaranya Ketua DPRD Maros H.A Patarai Amir, Anggota DPRD Sulsel A Muh Irfan AB, Kadis PUPRPP Maros Multazim, Camat Mandai H Abdul Razak, Kapolsek Mandai AKP Asep Widianto, Kepala KUA Mandai Haji Mustafa, juga Lurah Bontoa Mandai M Ilham Halim Syah.
Ketua Yayasan Masjid Besar Jannatul Firdaus, Haji Nurdin Krg Tayang mengatakan bahwa memakmurkan masjid bisa secara lahir maupun batin. Secara batin yaitu dengan salat berjamaah, tilawah Al Quran, dzikir yang syar’i, belajar dan mengajarkan ilmu agama Islam, kajian-kajian ilmu dan berbagai ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
“Sedangkan memakmurkan masjid secara lahiriah, adalah dengan menjaga fisik dan bangunan masjid, sehingga terhindar dari kotoran dan gangguan lainnya dan membuat jamaah tidak merasa nyaman dalam beribadah. Mengingat begitu pentingnya masjid, sebagai rumah Allah, tempat suci bagi umat Islam, maka orang yang membangun masjid secara ikhlas berarti ia telah membangun istana buat kehidupannya kelak di akhirat,” ungkapnya.
Ketua MUI Kecamatan Mandai ini selanjutnya mengutip hadist Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga”. (HR Ibnu Majah).
Sebelum peletakan batu pertama pembangunan pengembangan Masjid Besar Jannatul Firdaus Tamarampu Kecamatan Mandai dilakukan, Bupati Maros dan rombongan melaksanakan salat Jumat bersama masyarakat. (Asrul Nurdin)