Pj Sekda Sulawesi Selatan, Drs Andi Muhammad Arsjad, M.Si kenang sosok H Zainal Basri Palaguna saat membacakan sejarah Provinsi Sulawesi Selatan pada rapat paripurna Hari Jadi Sulsel ke 354 tahun.
menitindonesia, MAKASSAR — Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sulawesi Selatan, Drs Andi Muhammad Arsjad, M.Si kenang sosok H Zainal Basri Palaguna saat membacakan sejarah Provinsi Sulawesi Selatan pada rapat paripurna Hari Jadi Sulsel ke 354 tahun.
Gelaran ini dihadiri Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, Ketua DPRD Andi Kartika Sari, Ketua PKK Sofha Marwa, Anggota DPRD Sulsel dan pejabat forkopimda serta Walikota dan Bupati se-Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan bahwa penggagas Hari Jadi Provinsi Silawesi Selatan adalah Haji Zainal Basri Palaguna pada 1993 saat itu menjabat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan yang bertujuan meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap jati diri dan masyarakat dalam rasa persatuan dan kesatuan.
“Hal ini bertujuan untuk melanjutkan pembangunan nasional yang berlangsung di Sulawesi Selatan kemudian ditindaklanjuti studi banding ke beberapa daerah dan tudang sipulung dalam bentuk seminar pada tanggal 18 -19 Juli 1995 diruang pola kantor Gubernur Sulawesi Selatan, paparnya, Kamis (19/10/2023).
Turut hadir pada tudang sipulung, kata dia, berasal dari kalangan cendekiawan dan tokoh masyarakat, sesepuh dan pimpinan daerah tingkat I dan tingkat II berserta pimpinan organisasi politik dan organisasi pemuda se-Sulawesi Selatan.
Selanjutnya adapun hasil rumusan para cendekiawan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pimpinan partai politik menyepakati bahwa Hari Jadi Sulawesi Selatan pada 19 Oktober 1669.
“Hari Jadi Sulawesi Selatan 19 Oktober 1669 telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) no 10 tahun 1995 dan disetujui DPRD Provinsi Sulawesi Selatan”, jelasnya.
Ia menegaskan, pada momentun bersejarah didaerah ini dimana Raja – raja di Sulawesi Selatan telah bersepakat untuk bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“19 Oktober adalah momentum bersejarah dimana Raja-raja se-Sulawesi Selatan bersepakat untuk bergabung pada NKRI”, katanya.
Selain itu ada 3 peristiwa bersejarah dibalik Peringatan Hari Jadi Sulsel yaitu 1. Perang Makassar 1666-1669 Jadi Tahun Hari Jadi Sulsel, 2. Dr Ratulangi menjadi Gubernur pertama Provinsi Sulawesi pada 15 Oktober 1945. dan 3. Tanggal 19 dimaknai keterlibatan Sulsel dalam Rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau tepatnya 19 Agustus 1945. (*)